Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Ekonomi

500 Ribu UMKM Ditargetkan Jadi Eksportir Baru

500 Ribu UMKM Ditargetkan Jadi Eksportir Baru
Ilustrasi UMKM. (foto: dok. ist./liputan6)
Jum'at, 02 Juli 2021 11:10 WIB
KENDARI - Ketua Umum Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia), Rosan P Roeslani mengatakan, Kadin tengah fokus pada pengembangan UMKM untuk menjadi 500 ribu eksportir baru.

Dalam suatu acara di Kendari, Kamis (1/7/2021) kemarin, Rosan menyatakan, pengembangan UMKM itu termasuk dengan memanfaatkan pemasaran online yang tengah menjadi tren bisnis,".

Selain itu, kata Rosan, Kadin juga berupaya meningkatkan kualitas SDM industri melalui pelaksanaan program vokasi yang mempertemukan kesesuaian antara kebutuhan industri dengan dunia pendidikan seperti kerjasama di antara perusahaan dengan SMK-SMK pencetak SDM industri.

"Sedikitnya sudah 2.600 perusahaan yang berkomitmen untuk melaksanakan Program Vokasi Kadin. Kami yakin pembangunan akan menjadi lebih baik dengan pengembangan human capital-nya," kata dia dikutip dari Antara, Jumat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sulawesi Utara, Nasional, Ekonomi
wwwwww