Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
11 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Soal PPKM Darurat, Menpora Minta Klub Jangan Ambil Keputusan Sendiri

Soal PPKM Darurat, Menpora Minta Klub Jangan Ambil Keputusan Sendiri
Menpora Zainudin Amali saat berbincang dengan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 02 Juli 2021 11:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Klub-klub peserta Liga 1 2021-2022 diminta bisa menyesuaikan dan secepatnya berkoordinasi dengan PSSI dan juga  pengelola liga (PT LIB), terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali tanggal 3 hingga 20 Juli 2021, karena meningkatnya kasus Covid-19.

"Untuk klub-klub sepakbola yang sebagian besar di Pulau Jawa agar berkoordinasi dengan PSSI dan PT LIB jangan mengambil keputusan sendiri," kata Menpora Zainudin Amali dalam jumpa pers bersama awak media secara virtual di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (1/7/2021).

Sebelumnya, PSSI melalui Sekretaris Jenderal Yunus Nusi, merilis informasi bahwa Liga 1 ditunda paling cepat hingga akhir Juli. Rencananya Liga 1 2021/2022 dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli mendatang diikuti Liga 2 pada dua pekan berikutnya.

Karena sedang berada di zona yang saat ini sedang menjadi perhatian serius, maka menjaga kedisiplinan prokes menjadi hal utama dan segera komunikasi dengan federasi harus dilakukan.

"Pemerintah tidak bisa menyuruh untuk bertahan atau meninggalkan tempat saat ini karena yang mengatur adalah ranahnya PSSI dan PT LIB," tegas Amali.

Demikian pula, untuk pelatnas basket (FIBA), Menpora menilai basket telah ada pengalaman sebelumnya, seperti kompetisi IBL yang menghadirkan peserta lebih banyak. "Sepanjang dia bisa menjaga prokes dengan ketat dan disiplin dan dengan sistem babel diterapkan itu dari pengalaman yang ada sih aman ya," katanya. ***

wwwwww