Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
22 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
22 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Kriminal

TKA Masuk di Tengah PHK dan PPKM Darurat, PKS: Ironi

TKA Masuk di Tengah PHK dan PPKM Darurat, PKS: Ironi
Petugas melakukan tes usap pada TKA asal China di Bantaeng, Sulsel. (foto: ist. via antara)
Senin, 05 Juli 2021 14:13 WIB
JAKARTA - Anggota Fraksi PKS DPR RI, Sukamta menyatakan, masih dibukanya akses masuk bagi TKA ke Indonesia menjadi sebab masuknya varian baru korona.

"Berulangkali terjadi orang-orang asing dari luar negeri dan TKA bisa masuk ke Indonesia ketika pembatasan kedatangan dari luar negeri diberlakukan. Padahal pembatasan dilakukan untuk mencegah masuknya virus covid-19 varian baru dari luar negeri. Akibatnya kasus Covid-19 meledak, varian baru masuk," kata Sukamta dalam rilis yang diterima GoNEWS.co, Senin (25/7/2021).

Membandingkan dengan situasi meledaknya Covid-19 dan terus bertambahnya jumlah pengangguran di Tanah Air akibat PHK, Sukamta menilai, izin masuk TKA merupakan suatu ironi dan anomali.

"Pemerintah anomali, aneh bin ajaib," kata ujar Sukamta.

Kata Sukamta, 20 TKA datang ke Bantaeng, Sulsel (Sulawesi Selatan) untuk bekerja di smelter nikel milik PT Huadi Nickel Alloy Indonesia. Menurut Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, selama semester I tahun 2021 saja, sudah ada 228 orang TKA masuk ke Sulsel.

Antara menyebut, 20 TKA asal China masuk ke Indonesia pada Sabtu (3/7/2021) di tengah pemberlakukan PPKM Darurat Jawa-Bali.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Kriminal
wwwwww