Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Soal Penundaan SEA Games 2021, Amali: Tunggu Surat Resmi

Soal Penundaan SEA Games 2021, Amali: Tunggu Surat Resmi
Menpora Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 09 Juli 2021 19:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Menpora, Zainudin Amali masih belum bisa mengambil sikap terkait kabar penundaan SEA Games Hanoi, Vietnam 2021 yang rencananya terselenggara pada November mendatang.

Penentuan sikap dari Kemenpora, kata Amali, setelah ada surat pemberitahuan resmi dari SEA Games Federation (SEAGF) yang menyatakan SEA Games 2021 benar-benar ditunda. “Kami masih tunggu suratnya. Supaya ada bukti tertulis dulu baru setelah itu kami akan tentukan sikap,” kata Amali, Jumat (9/7/2021).

Kabar penundaan SEA Games 2021 itu disampaikan Sekretaris Jenderal NOC Indonesia, Ferry J Kono yang mengikuti rapat virtual SEA Games Federation (SEAGF) pada Kamis (8/7/2021).

“Jadi kesimpulan rapat tadi sebagian besar bahkan hampir semua menyatakan bahwa pandemi COVID-19 varian baru sedang tinggi. Atas dasar tersebut, kami semua bersepakat pada SEA Games pada tahun ini ditiadakan,” kata Ferry.

“Kami juga mendukung itu sebagai solidaritas kawasan, walaupun kami juga menyatakan kekecewaan kami karena persiapan atlet Indonesia yang sudah berjalan. Begitu pun kondisi yang sama dialami negara lain. Tapi akhirnya kami sepakati untuk menundanya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ferry Kono mengatakan dalam rapat tadi belum ditentukan soal jadwal perubahan. Penentuan jadwal SEA Games Vietnam bakal dilakukan usia penyelenggaraan Olimpiade 2020.

“Itu belum diputuskan sama sekali (waktu perubahannya) mengingat NOC Vietnam harus berbicara dengan pemerintahnya. Ada usulan Maret 2022 atau April 2022. Tetapi, masing-masing negara peserta masih punya alasan sendiri,” jelasnya. ***

wwwwww