Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Olimpiade 2020 Tokyo

Diananda Choirunisa Hadapi Pemanah Denmark di Babak 32 Besar

Diananda Choirunisa Hadapi Pemanah Denmark di Babak 32 Besar
Diananda Choirunisa lolos ke Babak32 Besar.
Jum'at, 23 Juli 2021 10:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution

TOKYO - Atlet panahan putri Indonesia, Diananda Choirunisa mengawali langkah baik dengan menempati peringkat 40 dalam laga penentuan peringkat nomor Recurve perorangan putri. Bertanding di Lapangan Panahan Yumenoshima Ranking Field, Tokyo, Jumat (23/7/2021), Diananda menempati peringkat 40 dengan mencetak skor 631.

Hasil ini merupakan hasil terbaik yang ditorehkan Nisa pada tahun ini. Gadis berusia 24 tahun akan menghadapi pemanah Denmark, Maja Jager di babak 32 Besar yang akan dimainkan Selasa (27/7/2021) mendatang.

Di laga ini, Nisa panggilan akrab Diananda Choirunisa sempat kesulitan membaca arah angin dan melakukan koreksi akibat kondisi angin yang terus berubah. Tapi, Nisa yang belum bisa tampil maksimal bersyukur karena menyelesaikan kompetisi dengan cukup baik.

“Alhamdulillah, walaupun ada satu-dua kesalahan. Saya sempat melakukan kesalahan koreksi dan ada anak panah yang sobek juga. Semoga di babak berikutnya saya bisa semakin masuk dalam penampilan terbaik saya,” katanya usai bertanding.
Pelatihnya Lilies Handayani juga menyebut faktor angin sebagai faktor yang membuat anak asuhnya tidak bisa tampil maksimal. Lilies mengatakan arah angin terus berubah.

“Tadi sempat ada anak panah yang sobek. Lalu, Nisa masih bingung dengan arah anginnya karena terus berubah. Kadang dari kiri ke kanan, lalu dari kanan ke kiri kemudian berhenti. Saya harap di babak berikutnya Nisa lebih bisa membaca arah angin,” ujarnya.

Trio Korea Selatan menguasai tiga peringkat teratas dalam babak penentuan peringkat perorangan putri. An San menempati peringkat pertama dengan skor 680, disusul Jang Minhee di urutan kedua dengan skor 677. Kang Chaeyoung di posisi tiga dengan skor 675.

Pada sesi siang, Riau Ega Salsabila, Arif Dwi Pangestu, dan Bagas Prastyadi akan turun dalam babak penentuan peringkat perorangan putra. ***

wwwwww