Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
22 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
23 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Voli

Soal Aksi Gruduk Istana, Polisi: Kasihan Rumah Sakit, Kuburan Udah Penuh

Soal Aksi Gruduk Istana, Polisi: Kasihan Rumah Sakit, Kuburan Udah Penuh
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 24 Juli 2021 18:22 WIB

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengimbau agar masyarakat sama-sama memahami bahwa saat ini situasi pandemi Covid-19 masih amat tinggi.

Hal demikian dikatakan Yusri merespon soal seruan Aksi Nasional Jokowi End Game, Sabtu (24/7) untuk turun ke jalan menggeruduk di Istana Negara, Jakarta.

"Secara bijak untuk kita bisa hindari kerumunan supaya jangan jadi klaster lagi. Bagaimana kita bisa relaksasi kalau kegiatan kerumunan lagi. Kasihan rumah sakit, kuburan, sudah penuh," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (23/7).

Lebih lanjut, Yusri mengatakan sampai saat ini pihaknya masih belum menerima surat pemberitahuan terkait rencana demo Jokowi End Game.

"Belum ada, tidak ada sampai sekarang," ujarnya.

Mabes Polri juga sebelumnya meminta agar masyarakat tak melakukan aksi unjuk rasa di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Kami berharap untuk tidak melakukan kerumunan karena situasi angka Covid yang masih tinggi," kata Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Voli, Olympic
wwwwww