Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
24 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  SEA Games

Kemenkes Benarkan Korona Bisa Hidup di Uang Kertas dan Pulpen

Kemenkes Benarkan Korona Bisa Hidup di Uang Kertas dan Pulpen
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI yang juga Jubir Vaksinasi Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi dalam suatu kesempatan. (foto: dok. ist.)
Minggu, 25 Juli 2021 14:07 WIB
JAKARTA - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, virus korona bisa hidup di benda mati seperti uang kertas dan pulpen.

"Iya benar," kata Nadia saat dikonfirmasi GoNEWS.co, Minggu (25/7/2021).

"Seperti di kertas (kertas biasa seperti kardus) itu bisa 4 jam, dan di uang kertas bisa 4 hari. Kalau pulpen yang metal atau palstik bisa 2-3 hari," imbuh Nadia menjelaskan.

Karenanya, kata Nadia, pihaknya mengimbau agar masyarakat rajin mencuci tangan setiap kali selesai memegang benda mati yang mungkin saja dihinggapi virus korona.

"Harus selalu cuci tangan," tandas Nadia.

Nadia menjelaskan, pada prinsipnya, keberadaan virus korona di benda mati itu bisa terjadi ketika benda mati tersebut terkena droplet dari orang yang positif Covid-19. Ia berharap, setiap orang lebih meningkatkan kewaspadaan dan menegakkan protokol kesehatan di keseharian.

Sebelumnya, beredar catatan bahwa Seniman, Eros Djarot terpapar Covid-19 padahal Ia sedang mengasingkan diri di villa nya dan tidak berinteraksi dengan orang. Setelah mencoba melakukan penelurusan pada jejak aktivitas pribadinya sendiri, Ia menduga Ia terpapar virus korona dari uang kertas.

"Saya pernah suruh pembantu pergi belanja. Beli apa gitu, mungkin di uang kembalian itu menempel virus," kata Eros sebagaimana dikutip dari TobaSatu.

Situs itu menyebut, cerita Eros Jarot yang mereka publikasikan itu merupakan catatan Ilham Bintang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Nasional, Voli
wwwwww