Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
17 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
11 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
11 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
17 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  SEA Games

Virus Korona juga Bisa Hidup di Korek Gas, Kata Kemenkes

Virus Korona juga Bisa Hidup di Korek Gas, Kata Kemenkes
Ilustrasi korek gas. (foto: www.gonews.co/dzulfiqar)
Senin, 26 Juli 2021 20:17 WIB
JAKARTA - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa virus korona bisa hidup di korek gas.

"Bisa karena itu kan plastik," kata Nadia kepada GoNEWS.co, Senin (26/7/2021).

Sebelumnya, Nadia juga menyebut bahwa virus korona bisa hidup di uang kertas dan pulpen.

"Seperti di kertas, kertas biasa seperti kardus, itu bisa 4 jam dan di uang kertas bisa 4 hari. Kalau pulpen yang metal atau plastik bisa 2-3 hari," kata Nadia.

Nadia menjelaskan, pada prinsipnya, keberadaan virus korona di benda-benda mati itu bisa terjadi ketika benda mati tersebut terkena droplet dari orang yang positif Covid-19. Ia berharap, setiap orang lebih meningkatkan kewaspadaan dan menegakkan protokol kesehatan di keseharian.

Sebelumnya, beredar catatan bahwa Seniman, Eros Djarot, terpapar Covid-19 padahal Ia sedang mengasingkan diri di villanya dan tidak berinteraksi dengan orang. Setelah mencoba melakukan penelurusan pada jejak aktivitas pribadinya sendiri, Ia menduga Ia terpapar virus korona dari uang kertas.

"Saya pernah suruh pembantu pergi belanja. Beli apa gitu. Mungkin di uang kembalian itu menempel virus," kata Eros sebagaimana dikutip dari TobaSatu.

Situs itu menyebut, cerita Eros Jarot yang mereka publikasikan itu merupakan catatan Ilham Bintang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:SEA Games, Nasional, PON
wwwwww