Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
11 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
11 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
24 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
24 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Bukan Curang, Ini Kata Pertamina Soal Petugas SPBU Sering Mainkan Handle Dispenser Saat Isi Bahan Bakar

Bukan Curang, Ini Kata Pertamina Soal Petugas SPBU Sering Mainkan Handle Dispenser Saat Isi Bahan Bakar
Ilustrasi SPG Pertamina. (Foto: Istimewa)
Selasa, 27 Juli 2021 14:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Bukan curang, Pertamina ungkap alasan petugas SPBU sering mainkan handle dispenser. Sebab anggapan selama ini, tindakan menarik ulur handle dispenser itu merupakan bentuk kecurangan petugas SPBU untuk mengurangi takaran bensin.

Hal ini dijelaskan oleh Corporate Secretary Subholding Pertamina Commercial and Trading, Putut Andriyanto. "Mengisi BBM ada 3 step yang ada di nozle, berfungsi untuk mengatur kecepatan BBM yang keluar dari nozle," ujarnya, Selasa (27/7/2021) melalui keterangan persnya.

Menurut Putut, alasan petugas SPBU memainkan handle dispenser bukan untuk melakukan kecurangan takaran bensin. Melainkan untuk menyesuaikan volume bensin yang dibeli konsumen baik itu full tank atau menggunakan takaran rupiah.

"Jika BBM yang dibeli banyak akan digunakan kecepatan tinggi supaya mempercepat proses pengisian dan konsumen tidak menunggu lama, demikian juga sebaliknya," jelas Putut.

Putut pun mengungkapkan untuk step 1 pada nozle merupakan paling lambat dan paling cepat yakni step 3. "Di nozle memang tidak tertulis angka 1,2 dan 3. Tetapi bisa dilihat dari step atau tangga dari ujung nozle," sebutnya.

Meski begitu, Putut menegaskan, pada ke 3 step tersebut tidak akan mengurangi volume bensin yang dibeli konsumennya. "Kecepatan BBM keluar tidak mempengaruhi flowmeter atau alat ukur, sehingga akurasi volume yang keluar akan sama antara speed 1,2 maupun 3," pungkasnya.***

wwwwww