Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
12 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Voli

Positivity Rate di Indramayu Turun sementara Realisasi Belanja Daerah 30an Persen

Positivity Rate di Indramayu Turun sementara Realisasi Belanja Daerah 30an Persen
Mendagri Muhammad Tito (kiri) bersama Bupati Indramayu, Nina Agustina (kanan) dalam Rakor yang berlangsung Rabu (28/7/2021). (foto: ist./puspen kemendagri).
Rabu, 28 Juli 2021 17:54 WIB
INDRAMAYU - Positivity rate atau tingkat kasus positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu dicatat mengalami penurunan pasca penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 24 Tahun 2021, Kebupaten Indramayu merupakan salah satu wilayah yang ditetapkan menerapkan PPKM Level 3, testing ditarget sebanyak 3.762 jumlah orang per hari, BOR (bed occupancy rate atau ketersediaan ranjang rumah sakit) dipatok 50% lebih sedikit.

Mendagri Muhammad Tito dalam rapat koordinasi bersama pemerintah Kabupaten Indramayu, Rabu (28/7/2021) menyatakan, meski angka fatality rate atau kematian diakibatkan Covid-19 masih di atas 3%, angka ini lebih rendah dibandingkan angka kematian sebelumnya.

"Kasus positive rate relatif menurun setelah adanya PPKM dan itu dibuktikan menurun dari minggu lalu dari level 4 ke level 3 untuk Indramayu, ini berarti hal yang bagus, positif, yang perlu dilanjutkan dan mungkin bisa menjadi model bagi daerah lain," kata Tito sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari siaran Puspen Kemendagri, Rabu.

Di sisi lain, realisasi belanja dari APBD Kabupaten Indramayu masih harus ditingkatkan. Pasalnya, realisasi belanja batu mencapai 32.90 persen menurut catatan Ditjen Keuda Kemendagri per 27 Juli 2021.

"Saya minta juga realisasi belanja pemerintah yang 32 atau 33 persen kalau bisa dinaikkan di atas 40-an persen, (hingga) 50 persen," kata Mendagri Tito.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Barat, Voli
wwwwww