Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
2
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
3
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
4
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
23 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
5
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
6
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
3 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Olimpiade 2020 Tokyo

Dukung Greysia/Apriyani, Edy Rahmayadi: Semoga Cetak Sejarah Emas Pertama

Dukung Greysia/Apriyani, Edy Rahmayadi: Semoga Cetak Sejarah Emas Pertama
Sabtu, 31 Juli 2021 19:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Kesuksesan pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahyu mencatat sejarah dengan tampil di final Olimpiade 2020 Tokyo mendapat pujian dari masyarakat. Tidak terkecuali Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Melalui akun twitter resminya @RahmayadiEdy, mantan Panglima Komando Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad) dan Ketua Umum PSSI ini mengucapkan selamat dan berharap Greysia/Apriyani mampu menyumbang medali emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo.

"Selamat Melaju ke Final untuk Ganda Putri Bulutangkis Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu! Ini adalah sejarah bagi Indonesia! Semoga pada Final nanti, mereka berhasil mencetak sejarah medali emas pertama untuk Ganda Putri Bulutangkis Indonesia di pentas Olimpiade!"

Greysia/Apriyani melaju ke final setelah mengalahkan wakil Korea Setalan yang menjadi unggulan keempat, Lee So Hee/Shin Seung Chan dengan skor 21-19, 21-17 dalam pertandingan semifinal Sabtu (31/7/2021). Di final yang akan digelar di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Senin (31/7/2021), Greys/Apri akan menantang Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dari China yang menempati unggulan kedua.

"Saya belum ingin puas dulu, kami masih harus bermain untuk emas," ujar Apriyani.
Ya, Greysia/Apriyani memang menjadi tumpuan harapan Indonesia untuk mengulang sukses pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir yang meraih medali emas di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Begitu juga dengan tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting yang sudah memastikan tiket ke semifinal.

"Ya, masih ada tugas yang kami harus selesaikan. Saya belum banyak yang bisa disampaikan tapi kami memohon doa restu dan dukungan seluruh rakyat Indonesia untuk kami di final. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik," pungkas Greys.

Greysia/Apriyani juga mensyukuri keberhasilannya menembus final. "Puji Tuhan. Rasanya luar biasa. Ini Olimpiade ketiga saya dan saya tidak muda lagi. Dua edisi sebelumnya saya gagal dapat medali tapi hari ini saya (dan juga Apri) akhirnya bisa ke final. Menyumbang medali untuk Indonesia," kata Greys usai pertandingan.

"Saya merasa situasi dan kondisi di lapangan benar-benar menguntungkan kami. Kami menang kalah lawan mereka. Jadi kami tidak terlalu memikirkan tentang itu. Kami hanya menyiapkan yang terbaik," lanjutnya.

Perasaan yang sama juga dirasakan Apriyani Rahayu. Sebagai debutan, pemain berusia 23 tahun itu masih belum percaya dengan lolosnya mereka ke babak final ajang Olimpiade.

"Saya masih belum percaya (masuk final). Sebelum berangkat saya sempat bilang, saya tidak pernah berpikiran main di Olimpiade secepat ini tapi tiba-tiba sekarang saya ada di final," sahut Apri.***

wwwwww