Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
22 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
16 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
16 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
15 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Nasional

Pandemi Menuntut Transformasi Digital untuk Mendukung Transformasi Ekonomi

Pandemi Menuntut Transformasi Digital untuk Mendukung Transformasi Ekonomi
Ilustrasi transformasi digital. (gambar: dok. ist. iferu)
Rabu, 04 Agustus 2021 18:42 WIB
JAKARTA - Menteri PPN (Perencanaan Pembangunan Nasional)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menegaskan pentingnya transformasi digital untuk mencapai transformasi ekonomi nasional.

Infrastruktur digital, kata Suharso, menjadi penting dalam mencapai transformasi ekonomi mengingat saat ini seluruh dunia termasuk Indonesia mengalami banyak perubahan di seluruh sektor akibat pandemi Covid-19.

Karenanya, kata Suharso, saat penyusunan rencana pembangunan jangka menengah nasional, beberapa hal harus diatasi terlebih dahulu.

"Ada beberapa yang harus kita atasi terlebih dahulu, yaitu regulasi, institusi, kualitas sumber daya manusia, dan tentu pembangunan infrastruktur temasuk ketersediaan digitalisasi di Tanah Air," kata Suharso dikutip GoNEWS.co dari Antara, Rabu (4/8/2021).

Dengan transformasi digital, lanjutnya, transformasi ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan diharapkan bisa tercapai pada 2045.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Antara
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Voli, Ekonomi
wwwwww