Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Andrie Ekayana Ketua Tim Penjaringan Rookie IBL 2021

Andrie Ekayana Ketua Tim Penjaringan Rookie IBL 2021
Jum'at, 06 Agustus 2021 17:58 WIB
JAKARTA - Mantan pemain tim nasional Indonesia, Andrie “Yayan” Ekayana dipilih menjadi Ketua Tim Penjaringan Rookie Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Yayan beserta tim scouting bertugas menjaring kandidat rookie berkualitas, menentukan kriteria penilaian, melakukan verifikasi, penilaian dan penentuan peringkat.

Anggota tim semula terdiri dari Andika Bastian Kosasih, Taufik Shaleh, M. Andito Arifianto, Ryan Tri Prahara, dan Wahyu Budi. Mereka sudah memulai bekerja memantau pemain-pemain potensial dari seluruh daerah di Indonesia.

Saat ini Yayan dkk sudah melakukan pengumpulan data kandidat rookie IBL 2021 dan melakukan penilaian awal. “Klub-klub peserta IBL juga akan memberikan masukan terhadap para pemain kandidat rookie,” tambah Junas.

Selanjutnya, tim penjaringan akan mengundang pemain kandidat Rookie serta melakukan penilaian mencakup kemampuan individu, kerjasama tim, dan psikotest. Ranking pemain kandidat Rookie akan diurutkan berdasarkan hasil penilaian untuk menentukan pemain yang akan mengikuti program IBL Rookie Combine.

Deadline perekrutan Rookie adalah pada 3 September. Setelah melakukan pertemuan dengan klub-klub anggota IBL, tim penjaringan akan mengirimkan undangan kepada para kandidat rookie pada 11 September.  Para kandidat akan mengirimkan data lengkap yang akan diverifikasi tim hingga 28 September. IBL Rookie Combine akan digelar selama tiga hari, 20-22 Oktober.

“Kami berharap bisa mendapatkan lebih banyak pemain kandidat rookie yang menunjukkan meningkatnya animo dan potensi pemain muda,” harap Junas. 

"Kami juga ingin IBL Rookie dapat membantu Perbasi untuk talent pool guna kebutuhan tim nasional di ajang event internasional,” pungkasnya. ***

wwwwww