Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
11 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Home  /  Berita  /  Nasional

NasDem Dorong BPJS Gratis dan Beasiswa Khusus Anak Yatim/Piatu Akibat Covid-19

NasDem Dorong BPJS Gratis dan Beasiswa Khusus Anak Yatim/Piatu Akibat Covid-19
Ilustrasi anak yatim/piatu akibat Covid-19. (foto: ist./unsplash/lucas)
Sabtu, 07 Agustus 2021 15:00 WIB
JAKARTA - Kapoksi (Ketua Kelompok Fraksi) Partai NasDem Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendradjoni mendorong agar pemerintah memberi jaminan pendidikan dan kesehatan anak-anak yang menjadi yatim/piatu akibat Covid-19.

Kepada GoNEWS.co, Sabtu (7/8/2021), Lisda berharap, jaminan pendidikan dan kesehatan tersebut bisa menjadi program kementerian terkait kabinet Jokowi saat ini.

"Dari kementerian mana nggak masalah, yang penting anak-anak kita mendapatkan jaminan, fasilitas dan perlindungan dari negara," kata Lisda.

Lebih jauh, kata Lisda, jaminan kesehatan untuk anak yatim/piatu akibat Covid-19 bisa dalam bentuk kepesertaan BPJS Kesehatan gratis. Sementara jaminan pendidikan untuk anak yatim/piatu akibat Covid-19 bisa dalam bentuk program beasiswa.

Sebelumnya, Lisda menuturkan, rapat dengan Kemensos RI telah dilakukan. Pihaknya mendesak Kemensos untuk mendata anak yatim/piatu akibat Covid-19. Dan ahamdulillah, ujar Lisda, "Bu Menteri langsung instruksikan ke bawah untuk melakukan pendataan,".

Dalam suatu kesempatan Mensos Risma menyebut, Per 20 Juli 2021, jumlah anak yatim/piatu akibat Covid-19 telah mencapai 11.045 orang anak.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Kriminal, Nasional, Voli
wwwwww