Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
22 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Sosok Hardianus di Mata Coke

Sosok Hardianus di Mata Coke
Senin, 09 Agustus 2021 10:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Posisi point guard utama Satria Muda Pertamina Jakarta saat ini masih dipegang Hardianus. Akan tetapi, bila suatu hari Hardianus pergi, klub yang bermarkas di Mahaka Arena itu masih memiliki Christian Gunawan.

Sepanjang Indonesia Basketball League (IBL) 2021, Hardianus dan Christian saling bahu membahu menjadi pengatur serangan Satria Muda Pertamina Jakarta. Status sebagai pelapis Hardianus nyatanya tak menjadi masalah bagi pebasket yang akrab disapa Coke tersebut.

Justru, Coke merasa Hardianus adalah mentor sekaligus rival baginya. Saat latihan, tak jarang kedua pebasket tersebut saling bersaing menjadi yang terbaik.

“Kalau di lapangan, saling tidak mau kalah, kalau latihan juga gebuk-gebukan istilahnya. Cuma kelar latihan sudah seperti teman biasa lagi,” ujar Coke.

Coke mengakui, ada beberapa hal Hardianus lebih unggul darinya. Secara pengalaman, MvP final IBL Pertamax 2021 lebih unggul.

“Hardi kontrol gamenya lebih bagus, pengalamannya lebih banyak, terus dia lebih percaya diri di three pointya,” ujar Coke. ***

wwwwww