Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Tahun Baru Islam 1443 H, Zulkifli Hasan: Li Kulli Dain Dawa'un

Tahun Baru Islam 1443 H, Zulkifli Hasan: Li Kulli Dain Dawaun
Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. (Foto: Istimewa)
Selasa, 10 Agustus 2021 10:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyebut, Tahun Baru Islam 1 Muharam 1443 H sangat berharga karena berdekatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-76.

"Semangat dan optimisme bangsa Indonesia serta umat Islam sangat terasa di bulan ini. Sudah sepatutnya kita merayakannya dengan penuh sukacita," ujarnya dalam video yang beredar di Whatsapp, Senin (9/8/2021).

Namun, di saat bersamaan, semua umat Islam juga patut bermuhasabah lantaran tahun baru Islam dan HUT Kemerdekaan masih diperingati di tengah pademi Covid-19.

"Semoga semangat tahun baru dan kemerdekaan bisa memberi kita dorongan semangat serta daya juang untuk bisa melalui penderitaan dan krisis akibat pandemi Covid-19 ini dengan baik," kata dia.

Sosok yang akrab disapa Zulhas ini menyebut, pamdemi ini harus disikapi dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Itu sebagaimana perintah Allah dan Rasulnya dalam Al-Quran dan al-Hadits. "Kita tak boleh putus asa karena percaya bahwa segala sesuatu ada pasangannya, setiap penyakit pasti ada obatnya, likulli daa-in dawaa-un," tegasnya.

Sebaliknya, umat Islam harus tampil menjadi umat terbaik yang bisa melewati masa pegebluk, sulit dan penuh ujian dan cobaan ini.

Spirit tahun baru Islam dan kemerdekaan harus melahirkan motivasi di dalam tubuh umat untuk tampil menjadi umat terbaik. "Tampil memberi teladan dalam menjalankan protokol kesehatan, tampil memberi solusi untuk situasi yang serba sulit dan berat ini, tidak ikut memperkeruh suasana dengan hal-hal yang tidak semestinya," sambungnya.

Politisi asal Lampung ini juga meminta umat Islam agar bisa menunjukkan kepada dunia sebagai umat terbaik yang bisa memberi solusi dan maslahat di tengah kesulitan seperti pandemi sekalipun.

Itu sebagaimana firman Allah dalam Surat Ali Imran ayat 110. "Kalian adalah umat terbaik, diutus untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran serta beriman kepada Allah," terang Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
3 Dimensi

Menurutnya, ada tiga dimensi yang harus menjadi pegangan umat Islam saat ini untuk menghadapi pandemi. Pertama, semangat mengajak kepada kebaikan.

Dengan menjaga kebersihan, mematuhi protokol kesehatan, mengerjakan hal-hal baik lainnya di tengah pandemi. "Tampillah menjadi suri tauladan di lingkungan kita masing-masing. Ajak umat untuk saling bahu-membahu keluar dari pandemi ini, tolong menolong, saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran," ajaknya.

Kedua, mencegah dari yang mungkar dan menjauhi perdebatan yang menimbulkan perpecahan, ujaran penuh kebencian, atau ajakan yang bisa membahayakan pihak lain yang lebih besar. "Tampillah menjadi umat yang bisa mencegah mudharat yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa ini," kata Zulhas.

Ketiga, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah serta terus berikhtiar semaksimal mungkin untuk mengatani pandemi dan krisis ekonomi. "Pertebal keimanan, perkuat protokol kesalehan, Insya Allah kita akan menjadi umat yang tangguh," ujarnya.

Zulhas berharap, spirit tahun baru Islam ini menjadi momentum untuk perubahan ke arah yang lebih baik. "Dengan semangat yang baru, mudah-mudahan kita menjadi individu yang lebih baik, umat yang lebih baik," katanya.***

wwwwww