Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Bukan Cuma Yenny Wahid, Triawan Munaf juga Tak Lagi Masuk Jajaran Komisaris Garuda

Bukan Cuma Yenny Wahid, Triawan Munaf juga Tak Lagi Masuk Jajaran Komisaris Garuda
Ilustrasi Garuda Indonesia. (foto: ist./garuda indonesia)
Jum'at, 13 Agustus 2021 20:12 WIB
JAKARTA - Putri mendiang Gus Dur, Yenny Wahid resmi mengundurkan diri sebagai Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Pemilik nama Zannuba Ariffah Chafsoh itu, disebut menandatangani surat pengunduran dirinya pada Jumat (13/8/2021).

Ia berharap, pengunduran dirinya bisa membuat Garuda lebih lincah mengudara.

"Untuk membantu mengurangi biaya-biaya yang dikeluarkan Garuda, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi saya sebagai komisaris independen," kata Yeni dikutip GoNEWS.co dari media sosialnya.

Nama Yeni juga tak lagi tertera di struktur organisasi Garuda Indonesia hasil RUPST yang berlangsung Jumat sore. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan memberhentikan dengan hormat Triawan Munaf (Komisaris Utama), Peter F. Gontha (Komisaris), Zannuba Ariffah Chafsoh (Komisaris Independen), Elisa Lumbantoruan (Komisaris Independen), Dony Oskaria (Wakil Direktur Utama), dan M. Rizal Pahlevi (Direktur Niaga dan Kargo); serta menyetujui beberapa perubahan nomenklatur jabatan komisaris dan direksi.

Rilis resmi Garuda menyebut, susunan Direksi Garuda Indonesia saat ini adalah:

1. Direktur Utama: Irfan Setiaputra

2. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Prasetio

3. Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea

4. Direktur Human Capital: Aryaperwira Adileksana

5. Direktur Teknik: Rahmat Hanafi

6. Direktur Layanan dan Niaga: Ade R. Susardi

Adapun susunan Dewan Komisaris yang baru adalah sebagai berikut:

1. Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Timur Sukirno

2. Komisaris: Chairal Tanjung

3. Komisaris Independen: Abdul Rachman

***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Ekonomi
wwwwww