Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
12 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Olympic

Meski PPnBM Segera Berakhir, MMKSI Yakin, Penjualan Mobil Lampaui Target Gaikindo

Meski PPnBM Segera Berakhir, MMKSI Yakin, Penjualan Mobil Lampaui Target Gaikindo
Ilustrasi dealer MMKSI. (Foto : Istimewa)
Rabu, 18 Agustus 2021 16:54 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Meski program PPnBM akan segera berakhir diakhir Agustus 2021, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) optimistis penjualan mobil baru pada tahun 2021 akan melampaui target Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebanyak 750 ribu unit.

"Target Gaikindo 750 ribu unit, kami perkirakan target itu bisa terlampaui," kata Director of Sales & Marketing Division MMKSI, Irwan Kuncoro kepada pewarta secara daring, Rabu (18/8/2021).

Hal itu dikatakan Irwan karena penjualan mobil pada Januari-Juli 2021 lebih dari 400 ribu unit, atau melebihi separuh dari target tersebut.

Irwan menjelaskan beberapa hal yang mendorong penjualan mobil baru di Indonesia akan melewati target, yakni relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) periode Maret hingga Agustus dan adanya kebutuhan masyarakat di sektor-sektor tertentu, misalnya mobil niaga di segmen logistik.

"Peningkatan demand didorong kebijakan pemerintah terkait relaksasi PPnBM, terutama PPnBM 100 persen yang dimulai Maret," tambah Irwan.

Selain itu, Irwan juga menekankan pentingnya strategi penjualan tiap-tiap perusahaan otomotif untuk mendorong penjualan di tengah tantangan pandemi COVID-19. Salah satunya adalah digital marketing untuk menjawab pergeseran pola konsumen dari offline menuju online.

"Kami juga fokus pada strategi digital marketing karena adanya pergeseran costumer behavior, untuk memperkuat sisi penjualan," tutur Irwan.

"Model Xpander (meningkat) karena relaksasi PPnBM, Pajero Sport karena memiliki model baru yang membuat permintaan semakin kuat. L300 dan Triton seiring dengan recovery ekonomi yang mendorong peningkatan penjualan," kata Irwan.

Ia kemudian menyampaikan bahwa penjualan MMKSI selama Januari-Juli 2021 mencapai 57 ribu unit, meningkat dari periode tahun lalu sebanyak 55 ribu unit. Sedangkan pada Juli 2021, MMKSI melego 9.122 unit mobil dengan pangsa pasar 15,4 persen. Capaian tersebut menandai peningkatan penjualan 4,8 persen atau 418 unit jika dibandingkan Juni 2021.

Secara pangsa pasar, Xpander dan Xpander Cross mendapatkan 33 persen yang baik dari 25 persen pada tahun lalu. Pajero Sport di kelas Mid-SUV 2.500cc memiliki market share 47 persen yang naik dari tahun lalu sebesar 34 persen.

Sedangkan L300 di segmen pick-up menjadi market leader dengan pangsa pasar 65 persen, naik dari tahun lalu sebesar 60 persen.***

wwwwww