Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
18 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
6 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Voli

Sandang Makanan Terenak di Dunia, Rendang Diupayakan Tercatat UNESCO

Sandang Makanan Terenak di Dunia, Rendang Diupayakan Tercatat UNESCO
Ilustrasi Rendang padang. (Foto: Istimewa)
Minggu, 22 Agustus 2021 00:36 WIB

JAKARTA - Dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia, rendang tengah diupayakan untuk tercatat pada UNESCO. Melalui acara Memasak Rendang Se-Dunia ini diharapkan diplomasi dengan UNESCO untuk menobatkan rendang sebagai warisan budaya lebih mudah.

Rendang merupakan olahan daging khas Sumatera Barat yang umumnya terbuat dari daging sapi dan dimasak perlahan hingga bumbunya meresap. Tidak hanya di Indonesia, kelezatan rendang bahkan telah dinobatkan sebagai bagian dari lima puluh hidangan terlezat di dunia oleh CNN Internasional.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi juga telah mencatatakan rendang sebagai warisan budaya tak benda Indonesia pada tahun 2013 silam. Pasalnya rendang tidak hanya enak, tetapi juga mengandung banyak filosofi.

Dinobatkannya rendang ke dalam daftar makanan terlezat dinilai belum cukup untuk menjaga dan mengangkat nama baik budaya Indonesia di mata dunia. Para pihak terkait, terutama Pemerintah Sumatera Barat masih bekerja keras untuk dapat memasukkan rendang ke dalam daftar warisan tak benda dunia milik Indonesia pada United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Melalui pagelaran Memasak Rendang Sedunia yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (21/8), kegiatan memasak rendang ini diharapkan dapat mengangkat derajat rendang di mata dunia. Sekaligus memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori memasak rendang.

Dihadiri oleh perwakilan dari 5 benua, acara Memasak Rendang Sedunia yang dilakukan virtual ini ingin membuat rendang semakin dicintai dan digemari di seluruh dunia dan pelosok Indonesia. Keinginan untuk segera mendaftarkan rendang khas Padang ke dalam daftar warisan budaya tak benda Dunia ini juga disampaikan oleh Laksamana Pertama TNI Hargianto, S.E., M.M., M.Si selaku DANLANTAMAL II Padang.

"Hingga hari ini rendang belum terdaftar sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO terkait permasalahan administrasi dan lainnya. Melalui acara Masak Rendang Se-Dunia menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk melengkapi persyaratan mencatatkan rendang sebagai warisan budaya tak benda Indonesia oleh UNESCO," kata Hargianto.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Voli, DKI Jakarta
wwwwww