Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Nasional

Legislator Ingatkan Dampak Keterlambatan Vaksinasi Dosis Kedua

Legislator Ingatkan Dampak Keterlambatan Vaksinasi Dosis Kedua
Anggota Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh dalam rapat vaksinasi, Rabu (25/8/2021). (gambar: tangkapan layar).
Rabu, 25 Agustus 2021 12:23 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX Fraksi PKB DPR RI, Nihayatul Wafiroh, mendorong agar agenda vaksinasi dosis kedua bisa dilakukan sesuai jadwal yang seharusnya.

Dalam sebuah rapat dengan pemerintah di Senayan, Rabu (25/8/202), Nihayatul mengingatkan bahwa keterlambatan vaksin dosis kedua bisa berdampak pada efikasi vaksin tersebut.

"Kalau tidak segera divaksin, nanti vaksin yang disuntikkan bulan februari bisa expired juga (imunitas yang seharusnya terbentuk bisa turun, red)" kata Nihayatul dikutip GoNEWS.co dari publikasi DPR RI.

Dalam kesempatan tersebut, Nihayatul juga meminta pemerintah untuk menimbang cermat mengenai penggunaan vaksin moderna kepada masyarakat. Pasalnya, vaksin produksi Amerika Serikat itu memiliki sejumlah laporan efek ketika disuntikkan ke tubuh orang Indonesia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Kriminal, Nasional
wwwwww