Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Olympic

Bukan Aksi Teroris, Ledakan di Pasuruan gara-gara Bom Ikan

Bukan Aksi Teroris, Ledakan di Pasuruan gara-gara Bom Ikan
Kondisi rumah yang hancur akibat ledakan diduga bom ikan di Pasuruan. (Istimewa)
Sabtu, 11 September 2021 19:40 WIB

PASURUAN - Ledakan di Pasuruan diduga karena bom ikan. Ledakan yang terjadi di Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupatan Pasuruan, itu terjadi pada Sabtu (11/9) pukul 08.00 WIB.

Akibat kejadian itu dua rumah hancur dan belasan lainnya rusak. Dua warga dikabarkan meninggal dengan kondisi mengenaskan.

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko memastikan ledakan itu bukan dari aksi terorisme. Ledakan itu diduga berasal dari bondet atau bom ikan yang meledak. Korban atau pemilik rumah kabarnya sering membuat bom ikan. "Bom biasa untuk jebakan yang dibut para nelayan, bom ikan," kata Gatot pada Sabtu (11/9) sore.

Gatot mengingatkan warga bahwa pembuatan dan penguaan bom ikan termasuk tindakan ilegal yang bisa dipidana. Gatot memperkirakan ledakan itu akibat ada kesalahan saat meracik bom ikan. Sehingga meledak sebelum digunakan. "Tidak menutup kemungkinan, korban yang selamat tidak memberikan keterangan secara pasti asal ledakan, karena tahu asal ledakan yang dimaksud," ujar Gatot.

Saat ini, pemeriksaan sedang dilakukan Polda Jatim. Sehingga penyebab ledakan secara pasti bisa diketahui. "Mungkin ada kesalahan itu jadi meledak. Saat ini masih dilakukan olah TKP dari labfor dan jibom gegana Polda Jatim," terang Gatot.

Salah satu warga, Mat Sodiq, meninggal dunia dengan kondisi tubuh mengenaskan akibat ledakan. Abdul Hofar, anak Sodiq sempat dievakuasi warga ke puskesmas. Hofar ditemukan warga setempat dalam kondisi bersimbah darah. Namun nyawanya tak tertolong. "Korban Hofar meninggal ketika perjalanan menuju puskesmas," papar Gatot.

Selain dua orang meninggal, ledakan itu membuat sepuluh orang lain mengalami luka-luka. Saat ini mereka sedang mendapatkan penanganan medis.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Jawa Timur
wwwwww