Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
15 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Umum

Masih Banyak Sekolah Rusak, PBNU Sayangkan Renovasi Ruang Kerja Nadiem Capai Rp6,5M

Masih Banyak Sekolah Rusak, PBNU Sayangkan Renovasi Ruang Kerja Nadiem Capai Rp6,5M
Ilustrasi Sekolah dengan kondisi rusak parah. (foto: Istimewa)
Sabtu, 11 September 2021 09:00 WIB

JAKARTA - Ketua LP M'arif PBNU Arifin Junaidi mempertanyakan langkah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendokbudristek) Nadiem Makarim yang berencana melakukan renovasi ruang kerjanya dengan menghabiskan anggaran Rp6,5 Miliar.

"Apakah itu benar? kalau itu benar, maka pendapat saya wow," kata Arifin, Jumat (10/9/2021).

Arifin mengaku terkejut dengan nominal yang sangat besar hanya untuk merenovasi sebuah ruangan menteri. Ia lantas membandingkan dengan masih banyaknya bangunan-bangunan sekolah di seluruh Indonesia masih memprihatinkan sampai saat ini.

Ia mencatat bahwa jumlah sekolah tingkat SD yang rusak dan butuh renovasi masih berkisar ratusan ribu. Di tingkat SMP, jumlahnya puluhan ribu. Bahkan, ia mengatakan masih banyak kondisi sarana dan prasarana sekolah di Indonesia belum tercukupi dengan baik.

"Masih banyak sekali sekolah kita yg ruang kelasnya rusak dan perlu diperbaiki. Masih memprihatinkan. Lalu sekitar 34 persen tingkat SMP itu yang tak punya perpustakaan. 38 persen gak punya laboratorium," kata dia.

Arifin juga mengatakan bahwa saat ini kementerian ramai-ramai melakukan refocusing anggaran di tengah pandemi. Ia menilai seharusnya anggaran yang tak terlalu mendesak di Kemendikbud bisa dialokasikan untuk hal yang sangat mendesak saat ini.

"Yang gak mendesak harus dialihkan ke yang sangat mendesak. Dalam kondisi refocusing itu kok ada anggaran yg menurut saya bisa dialihkan ke yang lain," kata dia.

Senada, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti turut menyoroti anggaran renovasi ruang kerja Nadiem. Ia menyatakan besaran anggaran untuk merenovasi ruangan menteri itu lebih besar ketimbang anggaran Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) ada tahun anggaran 2021 ini.

"Anggaran Rp6,5 miliar itu lebih tinggi dibandingkan dengan anggaran BSNP 2021 sebesar Rp6 miliar. Silakan masyarakat yang menilai," kata Abdul kepada CNNIndonesia.com, Jumat (10/9).

Diketahui, Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) mencatat tender dibuka untuk penataan ruang kerja dan ruang rapat gedung A. Nilai pagu paket sebesar Rp6.500.000.000. Sementara Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp5.391.858.505.

Pelaksana tugas Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek Anang Ristanto merinci renovasi tersebut dilakukan untuk menambah ruang kerja pejabat baru, staf khusus menteri, hingga ruang kerja Nadiem.

Renovasi itu diklaim dilakukan pada keseluruhan lantai 2 Gedung A Kemendikbudristek. Hal itu merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2021 yang mengamanatkan penggabungan unsur riset dan teknologi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Umum, Voli, DKI Jakarta
wwwwww