Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Nasional

Untuk Pertama Kalinya, Indonesia Terima Vaksin Janssen Hibah dari Belanda

Untuk Pertama Kalinya, Indonesia Terima Vaksin Janssen Hibah dari Belanda
Kedatangan vaksin Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu (11/9/2021). (gambar: tangkapan layar)
Sabtu, 11 September 2021 14:51 WIB
TANGERANG - Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro mengungkapkan, vaksin Janssen yang diterima Indonesia pada Sabtu merupakan kali pertama vaksin pabrikan Johnson & Johnson itu tiba di tanah air.

"Yang paling istimewa dalam kedatangan vaksin hari ini adalah, untuk pertama kalinya kita akan menerima vaksin Janssen, hibah dari Kerajaan Belanda," kutipan pernyataan Reisa dalam jumpa pers virtual, Sabtu (11/9/2021).

Reisa mengatakan, kehadiran vaksin Janssen dalam bentuk jadi, semakin memastikan bahwa stok vaksin di Indonesia sudah aman.

"Ditambah juga dengan datangnya jutaan vaksin Sinovac hari ini, Pfizer dan Astrazeneca yang datang kemarin. Melengkapi ketersediaan Moderna dan vaksin Covid-19 keluaran Biofarma," kata Resia.

Di Indonesia, kata Reisa, ada juga vaksin Sinopharm yang digunakan dalam skema vaksin gotong-royong. BPOM pun, kata Raisa, telah menerbitkan ijin guna darurat untuk vaksin CanSino dan juga Sputnik.

"Semua vaksin tersebut didapatkan dengan cara membeli langsung, kerjasama bilateral maupun multilateral yakni melalui Covax Facility," kata Reisa.

Sebagai informasi, Indonesia menerima kedatangan 500.000 dosis vaksin jadi merek Janssen dan 2.075.000 dosis vaksin jadi merek Sinovac pada Sabtu pagi. Vaksin-vaksin tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten dan tercatat sebagai kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke 56 dan 57 bagi Indonesia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, SEA Games, Banten
wwwwww