Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
21 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Diskusi di FMB9, Menpora Amali: DBON Adalah Solusi Pembenahan Ekosistem Olahraga Nasional

Diskusi di FMB9, Menpora Amali: DBON Adalah Solusi Pembenahan Ekosistem Olahraga Nasional
Menpora Amali saat jadi narasumber di FMB9. (Dok. Kemenpora)
Senin, 13 September 2021 15:17 WIB
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali tampil sebagai narasumber dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 atau FMB9 secara virtual dari Kemenpora, Jakarta, Senin (13/9/2021). Dia menyampaikan bahwa  Kemenpora telah memiliki desain besar olahraga nasional atau yang populer dengan sebutan DBON.

Dalam diskusi itu, Menpora Amali menuangkan tentang olahraga yang dibahas mulai dari hulu sampai hilir. "Desain besar olahraga nasional ini lahir setelah adanya arahan Bapak Presiden Joko Widodo yang memerintahkan kami dan stakeholder terkait yaitu mereview ekosistem keolahragaan nasional,” ujar Menpora Amali.

Menpora juga menegaskan olahraga merupakan hal penting dalam membangun karakter bangsa.“Olahraga menjadi penting membangun karakter bangsa, untuk nasionalisme, dan patriotisme. Kegiatan olahraga harus dipandang sebagai investasi, bukan biaya semata. Kita harus ubah paradigma bagaimana olahraga ini menjadi kebutuhan,” kata Menpora Amali.

Menpora Amali mengibaratkan, saat ini olahraga belum ditempatkan sebagai menu utama makanan. Melainkan sebagai makanan pembuka atau penutup. Padahal, Menpora Amali mengharapkan pembangunan sumber daya manusia yang memiliki karakter dan memiliki kemampuan untuk bersaing.

“Selama ini kita menempatkan olahraga kalau saya sering ibaratkan ini bukan sebagai makanan utama, tetapi makanan pembuka atau penutup. Padahal kita mengharapkan pembangunan sumber daya manusia yang berkaratker, yang tangguh, yang punya kemampuan untuk bersaing,” jelas Menpora Amali.

Disamping itu, Menpora Amali menyampaikan jika atlet harus memiliki karakter kerja keras, disiplin, dan sportivitas. Sebab, menurutnya, itu merupakan rohnya dalam olahraga. Selain itu, setiap atlet juga diminta harus memiliki semangat optimis disetiap pertandingan.

“Ini dibuktikan oleh atlet Paralimpiade Tokyo. Mereka sangat optimis dan menunjukkan bahwa mereka sama dengan atlet Olimpiade. Selain itu, kerja sama tim sangat dibutuhkan. Sehebat apapun dia kalau tidak bisa bekerja sama, maka nggak bisa berprestasi,” jelas Menpora Amali.

“Lalu kita juga mendorong olahraga ini menjadi industri dan bagaimana kita bisa menjaga kepercayaan publik. Olahraga harus menjadi yang utama, menjadikan kita bugar dan prestasi,” pungkas Menpora Amali. ***

wwwwww