Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Peran Puskesmas harus Ditingkatkan dalam Pengendalian Covid-19

Peran Puskesmas harus Ditingkatkan dalam Pengendalian Covid-19
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (foto: istimewa)
Senin, 13 September 2021 15:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Peningkatan peran fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti klinik kesehatan dan Puskesmas harus segera diwujudkan untuk mempersiapkan masyarakat menjalani keseharian pascapandemi Covid-19.

"Ketika faktor pengendalian harus dikedepankan dalam menjalani kehidupan pascapandemi, saya kira peran para petugas kesehatan di fasilitas kesehatan yang dekat dengan masyarakat seperti Puskesmas dan klinik-klinik kesehatan sangat penting," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/9/2021).

Berdasarkan catatan Satgas COVID-19 di rentang Agustus hingga Mei 2021, positivity rate harian terendah dilaporkan di Maret, April, hingga Mei berturut-turut dengan angka 7,7%, 8,9%, hingga 8,5%.

Peningkatan tajam positivity rate terjadi pada Juli 2021 hingga melampaui 40%. Namun, sejak itu positivity rate nasional menunjukkan tren menurun, hingga pada Minggu (12/9) tercatat 3,05% di bawah angka ideal dari WHO yaitu 5%.

Menurut Lestari, ketika indikator penyebaran Covid-19 memperlihatkan kecenderungan terus membaik, upaya pencegahan penularan pun harus ditingkatkan untuk menjaga konsistensi penurunan jumlah kasus positif Covid-19.

Untuk mewujudkan hal itu, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, dibutuhkan tenaga-tenaga kesehatan yang berpengalaman dan memiliki kemampuan yang memadai untuk mengedukasi masyarakat agar peduli terhadap upaya-upaya pencegahan untuk memutus rantai penularan virus korona.

Langkah tersebut, jelas Rerie, dapat direalisasikan lewat peningkatan peran Puskesmas dan sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dekat dengan masyarakat, agar upaya edukasi dan pencegahan penularan virus korona dapat dilakukan secara meluas.

Selain itu, tambah Rerie, para pemangku kepentingan di daerah juga bisa mengedukasi kelompok masyarakat untuk mengambil peran sebagai kader-kader penyuluh kesehatan, untuk mempersiapkan masyarakat menjalani keseharian dengan disiplin protokol kesehatan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, sejumlah upaya strategis dalam mempersiapkan masyarakat menjalani norma baru dalam keseharian pascapandemi harus dipersiapkan dengan baik, agar kondisi sebaran Covid-19 yang terkendali bisa terus terjaga.***

wwwwww