Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
15 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

KPK Cari Oknum yang Ngaku-Ngaku Pegawainya di Riau

KPK Cari Oknum yang Ngaku-Ngaku Pegawainya di Riau
Ilustrasi pegawai KPK. (gambar: ist./kumparan)
Rabu, 15 September 2021 08:56 WIB
JAKARTA - Inspektorat KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Riau untuk mengungkap siapa sebenarnya oknum yang mengaku sebagai pegawai KPK.

Plt. Juru bicara KPK, Ali Fikri dalam pernyataan tertulis yang diterima GoNEWS.co, Rabu (15/9/2021) mengatakan, sejauh ini KPK baru memperoleh informasi mengenai ciri fisik oknum yang mengaku sebagai pegawai KPK itu.

"Masih bersifat umum dan abstrak. Bahkan dari keterangan para saksi pun, belum diketahui nama dari orang yang mengaku sebagai pegawai KPK tersebut," kata Ali.

Saat ini, kata Ali, Inspektorat KPK juga terus melakukan pemeriksaan di unit-unit internal, termasuk pengecekan perjalanan dinas pegawai ke wilayah Riau, Pangkal Pinang dan sekitarnya pada rentang waktu 2016-2017.

Sebagai informasi, dalam dakwaan perkara Mursini (Mantan Bupati Kuansing) disebut ada pemberian sejumlah uang dari Mursini kepada oknum yang mengaku sebagai pegawai KPK. Peristiwa pemberian sejumlah uang itu terjadi pada rentang waktu 2016 - 2017.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww