Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  PON

Gus Muhaimin Dorong Santri jadi Penggerak Perubahan

Gus Muhaimin Dorong Santri jadi Penggerak Perubahan
Wakil Ketua DPR RI/Ketum PKB, Gus Muhaimin saat berkunjung ke Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon, Jawa Barat, Jumat, 17 September 2021. (foto: pkb)
Sabtu, 18 September 2021 10:19 WIB
CIREBON - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Abdul Muhaimin Iskandar alias Gus Muhaimin dalam dialog di Cirebon, Jumat (17/9/2021), mendorong kalangan santri untuk menjadi motor penggerak perubahan.

Mengutip rilis Gus Muhaimin yang diterima GoNEWS.co, Sabtu (18/9/2021), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu memaparkan, ketertarikan masyarakat masa kini pada dunia pesantren harus menjadi momentum kebangkitan laku positif para santri bahkan di tengah berbagai dampak dari pandemi Covid-19.

"Ini kesempatan bagi kita semua untuk mengubah keadaan dengan sistem dan nilai-nilai pesantren," kata Gus Imin dalam acara.

Gus Imin menjelaskan, saat kebanyakan orang tengah tidak berdaya lantaran pandemi, nilai-nilai dunia pesantren utamanya nilai ahlussunnah bisa menjadi model alternatif baru untuk dunia yang lebih baik, lebih maju dan aman sehingga Indonesia menjadi negeri yang tentram dan sejahtera.

"Ini kesempatan dan terbuka luas ketika semua sedang tidak berdaya. Kaum santri harus berdaya. Santri harus menjadi motor pembaharuan dan kemajuan," pungkasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Kriminal, Jawa Barat
wwwwww