Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
11 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Apresiasi Luar Biasa dari Imran Nahumarury

Apresiasi Luar Biasa dari Imran Nahumarury
Laga PSIS melawan Persiraja Banda Aceh. (Dok. ligaindonesia)
Minggu, 19 September 2021 15:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BEKASI - PSIS Semarang  berhasil meraih poin penuh setelah mengalahkan Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan pekan ketiga Liga 1 2021-2022 di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (18/9/2021).

Caretaker Pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury mengapresiasi perjuangan skuatnya yang tampil konsisten sejak babak pertama. Absennya sejumlah pemain tak membuat PSIS kehilangan konsentrasi. Pihaknya menyebut hasil ini berkat kekompakan sebagai sebuah tim.

"Ini berkat kerja keras semua pemain dan elemen di PSIS. Tidak mudah dan selalu saya sampaikan bahwa setiap laga adalah final. Bagaimana memberikan respek ke lawan dan semua bermain layaknya kesatuan tim. Apresiasi luar biasa untuk semua," tutur Imran Nahumarury.

"Sepak bola bukan individu, PSIS bermain tidak tergantung pada satu atau dua pemain. Kemenangan ini juga kami persembahkan untuk semua suporter Panser Biru dan Snex di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Dalam laga ini, PSIS tampil tanpa dua legiun asing, yakni Brian Ferreira dan Bruno Silva. Imran Nahumarury memainkan Jonathan Cantillana sejak menit pertama dan bek Wallace Costa di paruh kedua.

PSIS membuka keunggulan atas Persiraja di menit ke-50, dengan mendapat hadiah penalti saat kiper Persiraja, Fakhrurrazi Quba melanggar Hari Nur Yulianto di kotak terlarang. Jonathan Cantillana yang menjadi eksekutor, sukses menaklukkan kiper dan membawa PSIS unggul 1-0.

Persiraja sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Paulo Henrique pada menit ke-66. Tendangan bebas Rifaldi ditanduk Henrique untuk menjebol gawang Jandia Eka. Ini sekaligus menjadi catatan gol keempat Henrique di tiga laga terakhir.

PSIS berhasil unggul kembali 2-1 di menit ke-69. Serangan balik cepat Komarodin yang baru masuk, memberikan umpan manis ke Hari Nur Yulianto. Dengan tenang bomber asal Kendal tersebut menaklukkan Fakhrurrazi Quba.

Hari Nur Yulianto menambah gol keduanya dua menit menjelang waktu normal berakhir. Ia berhasil memanfaatkan kesalahan kiper Fakhrurrazi Quba yang gagal mengontrol bola dengan baik. Tanpa ampun Hari Nur menceploskan gol di gawang yang kosong.

PSIS menutup laga dengan keunggulan 3-1. Kemenangan yang membuat PSIS untuk sementara berada di papan atas klasemen sementara BRI Liga 1 dengan nilai tujuh. Nilai yang sama dengan Bhayangkara FC, namun PSIS unggul produktivitas gol. ***

wwwwww