Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
2
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
8 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Riggs Ronsumbre Merajut Karir di Kepelatihan

Riggs Ronsumbre Merajut Karir di Kepelatihan
Riggs Parieri Ronsumbre. (Dok. iblindonesia)
Rabu, 22 September 2021 19:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Riggs Parieri Ronsumbre merupakan salah satu dari sedikit pemain Papua yang bermain di Indonesia Basketball League (IBL). Kini, Riggs resmi tinggalkan Hangtuah Basketball yang diperkuatnya empat tahun silam. Pemain berusia 26 tahun itu bakal merajut karir di ranah kepelatihan bola basket.

Riggs sendiri mengaku banyak pemain berbakat dari Papua, tapi hanya sedikit yang mau dan berani menunjukkan kemampuan mereka. Apalagi terjun ke dunia profesional seperti dirinya.

Sebenarnya, Riggs masih bisa bersaing di liga profesional. Point guard setinggi 165 cm tersebut masih bisa mengoleksi 1,3 PPG dan 1,0 RPG di IBL Pertamax 2021 lalu. Riggs punya kecepatan serta membantu defense dengan kemampuannya. Namun dia memilih jalan lain, di kancah bola basket.

Seperti diumumkan dalam akun Instagram resmi Hangtuah, Riggs akan mencoba terjun ke dunia kepelatihan. Dia akan berkonsentrasi untuk mengembangkan basket di tanah kelahirannya, Papua. Karena seperti yang kita tahu, mulai banyak pemain Papua di liga profesional saat ini.

Munculnya NSH Montain Gold Timika juga memicu banyaknya pemain Papua di liga profesional. Belum lagi kabar mengenai kerjasama yang berkaitan dengan bola basket antara Papua dengan Satya Wacana beberapa waktu lalu. Ini cukup menggembirakan, sehingga Riggs memilih sudah saatnya meninggalkan basket profesional, dan mengabdi dalam pembinaan. ***

wwwwww