Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
11 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Home  /  Berita  /  Umum

Cirebon Menuju PTM 100 Persen

Cirebon Menuju PTM 100 Persen
Ilustrasi implementasi protokol kesehatan bagi pelajar yang hendak menjalani PTM di sekolah. (gambar: detik.com)
Jum'at, 24 September 2021 18:20 WIB
CIREBON - Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon Edy Sugiarto dalam sebuah pernyataannya, Jumat (24/09/2021), mengungkap kemungkinan pembelajaran tatap muka atau PTM 100 di kotanya.

"Jika dalam satu bulan tidak ada kasus baru, maka tidak menutup kemungkinan kita akan memberlakukan PTM penuh," kata Edy dikutip GoNEWS.co dari ciremaitoday.

Dari hasil moitoring ke sekolah-sekolah, jelas Edy, beberapa minggu ini relatif aman. "Kami berharap kondisi ini terus bertahan dan bisa lebih baik lagi," ujarnya.

Terkait hal ini, Sekretaris Daerah Kota Cirebon Agus Mulyadi menyatakan, selama 2 bulan terakhir merupakan waktu transisi menuju PTM 100 persen. Ia pun meminta, Dinas Pendidikan melakukan evaluasi prokes di seluruh sekolah yang menggelar PTM terbatas.

"Kita minta Disdik melakukan evaluasi. Bagaimana penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah apakah berjalan sesuai dengan yang ditetapkan atau masih ada kendala. Lalu, terjadinya kasus baru atau penambahan kasus Covid-19 juga perlu di monitor di samping kami juga menggencarkan akselerasi vaksinasi," kata Sekda Mulyadi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:ciremaitoday
Kategori:Umum, Jawa Barat
wwwwww