Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

AKP Engelberta Kaize Bicara Soal PON XX Papua

AKP Engelberta Kaize Bicara Soal PON XX Papua
Kapolsek Merauke Kota, AKP Engelberta Kaize yang juga mantan atlet Olimpiade.
Sabtu, 25 September 2021 22:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BIAK - Nama Ajun Komisaris Polisi (AKP) Engelberta Kaize masuk dalama daftar 21 mantan atlet yang terpilih pembawa obor dalam Kirab Api Pekan Olahraga Nasiona (PON) XX Papua 2020.

Mantan atlet bola voli pantai putri asal Papua yang pernah tampil di Olimpiade Atlanta 1996 ini akan membawa obor Api PON XX bersama Rossy Pratiwi Dipoyanti Oly (tenis meja), Suharyadi Oly (tenis), dan Gerald Malase Balagaize (lempar lembing) rute Merauke-Sentani pada 1 Oktober 2021. Tepatnya, sehari sebelum Presiden Jokowi membuka PON XX Papua yang dijadwalkan 2 Oktober 2021.

Berta, panggilan akrab Engelberta Kaize yang kini menjabat sebagai Kapolsek Merauke Kota ini punya segudang prestasi. Wanita kelahiran Merauke, Papua, 5 Juli 1971 ini merraih medali emas pada Kejuaraan Bolavoli Pantai Asia 1997, emas SEA Games Jakarta 1997 dan perak pada eksebisi Asian Games Hiroshima, Jepang 1984.

Mendapat kesempatan menjadi pembawa obor Api PON XX Papua merupakan suatu kehormatan bagi Berta. "Saya senang dan bangga Papua bisa menjadi tempat penyelenggaraan PON XX. Dan, kebanggaan saya semakil lengkap ketika mendapat kepercayaan sebagai pembawa obor api PON XX Papua bersama mantan atlet Olimpiade lainnya," kata Marta yang dihubungi, Sabtu (25/92021) malam.

"PON XX Papua 2020 adalah event yang dinanti oleh seluruh masyarakat Papua. Ini kesempatan yang baik untuk teman-teman dari luar Papua bisa melihat langsung keramahtamahan orang Papua," tambahnya.

Marta saat menjadi atlet voli pantai. 

Lantas apa harapan Marta terhadap atlet-atlet Papua yang tampil di PON XX Papua. "Besar harapan saya, adik-adik saya bisa tampil maksimal dan mendapatkan medali, Doa kami masyarakat Papua untuk Papua juara umum," imbuhnya.

Dia juga mengungkapkan potensi atlet Papua cukup besar untuk bisa meraih prestasi di ajang regional dan internasional. "Sebenarnya Tuhan memberikan kami fisik yang lebih. Saya yakin apabila atlet Papua diberikan kepercayaan maka mereka mampu meraih prestasi lebih baik lagi. Tinggal dipoles teknik dan diperbanyak jam terbang internasional saja," katanya.

Kini, Papua yang menjadi tempat penyelenggaraan PON XX telah memiliki fasilitas olahraga bertaraf internasional. Kata Marta, fasilitas yang butuh biaya perawatan yang tinggi harus dijaga setelah usai PON XX Papua sehingga bisa dimanfaatkan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi.

"Ya, semua pihak harus memikirkan jalan keluar dalam upaya menjaga fasilitas yang ada sehingga tidak terbengkalai. Sasan saya harus sering digunakan untuk menggelar even nasional dan internasional karena biaya perawatannya pasti cukup mahal," tandasnya. ***

Kategori:Non Olympic, Papua
wwwwww