Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Rully Nere Merasa Paling Beruntung Dan Bahagia

Rully Nere Merasa Paling Beruntung Dan Bahagia
Rully Rudolf Nere (Dok. Pri)
Sabtu, 25 September 2021 23:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA - Legenda sepakbola Indonesia asal Papua, Rully Rudolf Nere merasa paling beruntung dan bahagia pelakasanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 yang akan digelar 2-15 Oktober 2021.

Kenapa demikian? Rully Nere terplih sebagai salah satu dari 5 mantan atlet yang terpilih membawa obor Api PON Papua rute Sentani-Jayapura sebelum acara Pembukaan PON XX Papua 2020 yang akan dilakukan Presiden Jokowi di Stadion Lukas Enembe, Jarapura, Papua, 2 Oktober 2021.

"Saya termasuk mantan atlet asal Papua yang paling beruntung mendapat kesempatan membawa obor api PON XX Papua. Ternyata masih ada yang mengingat prestasi yang pernah saya ukir saat menjadi pemain sepakbola," kata Rully Nere yang dihubungi Sabtu (25/9/2021) malam.

"Dan, saya juga merasa Orang Asli Papua yang paling bahagia karena. bisa pulang kampung sekaligus memberikan dukungan kepada adik-adik yang berjuang di PON XX Papua. Saya berharap mereka bisa mencapai prestasi maksimal untuk mengharumkan nama Papua di kancah olahraga nasional," kata Rully Nere yang mengaku rumahnya sekitar 50 meter dari Stadion Lukas Enembe yang menjadi tempat pembukaan PON XX Papua.

Saat menjadi pemain sepakbola, Rully Nere sukses membawa Tim Sepakbola Papua yang waktu itu masih bernama Irian Jaya merebut gelar juara pada PON Jakarta 1997. Saat itu, "Saat itu, saya masih ingat Tim Sepakbola Irian Jaya meraih perak setelah kalah dari Tim Sepakbola DKI Jakarta di final PON Jakarta 1977," katanya.

Prestasi yang membanggakan Papua itu dilanjutkan Rully Nere saat dipercaya menjadi pelatih Tim Sepakbola PON Papua dimana salah satru pemai andalannya Boaz Salossa yang tampil di PON XVII Palembang 2008.

"Di PON XVII Palembang 2008, Tim Sepakbola Papua juara bersama dengan Tim Sepakbola Jawa Timur karena pertrandingan final tidak bisa diselesaikan akibat padamnya listrik Stadion Jakabaring Palembang," jelasnya. ***

Kategori:Non Olympic, Papua
wwwwww