Dukcapil: Kurangi Upload Dokumen Kependudukan di WA, Line, IG, FB atau Telegram
![]() |
| Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah dalam webinar bersama Universitas Khrisnadwipayana, Sabtu, 25 September 2021. (foto: dukcapil) |
"Masyarakat berperan penting agar data pribadi tidak beredar di mana-mana. KTP-el, KK NIK, nomor HP, rekening bank, banyak sekali di mesin pencarian Google. Ini karena masyarakat sering meng-upload data pribadi mereka lewat WA, Line, IG, FB atau Telegram. Maka kurangi itu, yang di-upload cukup nama dan NIK saja. Jangan foto selfie dengan dokumen kependudukan kita," kata Zudan dikutip GoNEWS.co, Minggu (26/9/2021).
Dalam kesempatan itu, Zudan juga menjelaskan mengenai inovasi teknologi dan revolusi kertas putih di Dukcapil yang mengiringi agenda satu data kependudukan yang telah berjalan. Revolusi kertas putih, memudahkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi masyarakat.
Digitalisasi layanan Dukcapil, kata Zudan, telah dan terus bertransformasi. Dulu dokumen KK berwarna biru, sekarang dengan kertas putih biasa yang dilengkapi tanda tangan elektronik (TTE).
"Tidak ada lagi cap dan tanda tangan basah. File-nya bisa dicetak sendiri semuanya asli tak perlu legalisir. Setiap waktu dibutuhkan bisa di-print outulang. Semua itu bisa dilakukan karena Dukcapil sudah menghapuskan penggunaan kertas security diganti dengan kertas putih biasa," kata Zudan.
Revolusi cetak dokumen kependudukan dengan kertas putih, ungkap Zudan, ternyata menghemat miliaran dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). "Selama 2 tahun terakhir Dukcapil berhasil menghemat Rp900 miliar," ujar Zudan.
"Dengan cara ini Dukcapil bertransformasi seperti perbankan, mendorong pelayanan lebih cepat, bisa 24 jam sehari karena sudah ada ADM atau Anjungan Dukcapil Mandiri, yaitu mesin ATM-nya Dukcapil. Pemohon bisa mencetak dokumen dari Anjungan Dukcapil Mandiri. Saat ini sebanyak 210 mesin ADM telah beroperasi di seluruh Indonesia," kata Zudan.Zudan.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | PON, Nasional, DKI Jakarta |













