Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Voli

Revolusi Kertas Dukcapil, Warga Bisa Cetak Dokumen Mandiri

Revolusi Kertas Dukcapil, Warga Bisa Cetak Dokumen Mandiri
Ilustrasi anjungan Dukcapil mandiri atau ADM di Tangerang Selatan, Banten. (foto: dok. www.gonews.co/dzulfiqar)
Minggu, 26 September 2021 14:28 WIB
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Prof. Zudan Arif Fakrulloh dalam webinar gelaran Magister Ilmu Administrasi Universitas Khrisnadwipayana, Sabtu (25/9/2021), mengungkapkan kemudahan layanan bagi masyarakat menyusul revolusi Kertas putih yang telah berjalan.

Dalam paparannya, sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Minggu (26/9/2021), Zudan mengatakan, digitalisasi layanan Dukcapil telah dan terus bertransformasi. Dulu dokumen KK berwarna biru, sekarang dengan kertas putih biasa yang dilengkapi tanda tangan elektronik (TTE).

"Tidak ada lagi cap dan tanda tangan basah. Filenya bisa dicetak sendiri semuanya asli tak perlu legalisir. Setiap waktu dibutuhkan bisa di-print outulang. Semua itu bisa dilakukan karena Dukcapil sudah menghapuskan penggunaan kertas security diganti dengan kertas putih biasa," kata Zudan.

Revolusi cetak dokumen kependudukan dengan kertas putih, ungkap Zudan, ternyata menghemat miliaran dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). "Selama 2 tahun terakhir Dukcapil berhasil menghemat Rp900 miliar," ujar Zudan.

"Dengan cara ini Dukcapil bertransformasi seperti perbankan, mendorong pelayanan lebih cepat, bisa 24 jam sehari karena sudah ada ADM atau Anjungan Dukcapil Mandiri, yaitu mesin ATM-nya Dukcapil. Pemohon bisa mencetak dokumen dari Anjungan Dukcapil Mandiri. Saat ini sebanyak 210 mesin ADM telah beroperasi di seluruh Indonesia," kata Zudan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww