Revolusi Kertas Dukcapil, Warga Bisa Cetak Dokumen Mandiri
![]() |
| Ilustrasi anjungan Dukcapil mandiri atau ADM di Tangerang Selatan, Banten. (foto: dok. www.gonews.co/dzulfiqar) |
Dalam paparannya, sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Minggu (26/9/2021), Zudan mengatakan, digitalisasi layanan Dukcapil telah dan terus bertransformasi. Dulu dokumen KK berwarna biru, sekarang dengan kertas putih biasa yang dilengkapi tanda tangan elektronik (TTE).
"Tidak ada lagi cap dan tanda tangan basah. Filenya bisa dicetak sendiri semuanya asli tak perlu legalisir. Setiap waktu dibutuhkan bisa di-print outulang. Semua itu bisa dilakukan karena Dukcapil sudah menghapuskan penggunaan kertas security diganti dengan kertas putih biasa," kata Zudan.
Revolusi cetak dokumen kependudukan dengan kertas putih, ungkap Zudan, ternyata menghemat miliaran dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). "Selama 2 tahun terakhir Dukcapil berhasil menghemat Rp900 miliar," ujar Zudan.
"Dengan cara ini Dukcapil bertransformasi seperti perbankan, mendorong pelayanan lebih cepat, bisa 24 jam sehari karena sudah ada ADM atau Anjungan Dukcapil Mandiri, yaitu mesin ATM-nya Dukcapil. Pemohon bisa mencetak dokumen dari Anjungan Dukcapil Mandiri. Saat ini sebanyak 210 mesin ADM telah beroperasi di seluruh Indonesia," kata Zudan.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | PON, Voli, Nasional, DKI Jakarta |













