PTM Cuma 3 Jam, Orang Tua Diminta Aktif Cegah Klaster Sekolah
![]() |
| Ilustrasi pencegahan penularan Covid-19 di tengah penerapan pembelajaran tatap muka (PTM). (gambar: detik.com) |
"Terlebih waktu pembelajaran tatap muka di sekolah hanya berdurasi 3 jam sementara sisa 21 jam dalam sehari dihabiskan di luar sekolah seperti di rumah. Orang tua murid tidak bisa lepas tangan dan harus berupaya bersama pihak sekolah untuk menekan resiko penularan virus pada anak," kata Anggara dikutip GoNEWS.co.
Menurutnya, protokol kesehatan harus dipastikan berjalan tidak hanya di lingkungan sekolah tapi juga di dalam rumah maupun sepanjang perjalanan menuju sekolah. Namun sayangnya berdasarkan hasil sidak ke beberapa titik sekolah, masih terlihat adanya pelonggaran protokol kesehatan di area luar gerbang sekolah seperti kerumunan orang tua sewaktu mengantar jemput siswa.
"Ada juga yang baru memakai masker saat hendak memasuki area sekolah, sebelumnya tidak," jelas Anggara.
Pemprov DKI Jakarta harus terus siaga mengawasi dan cepat mengambil keputusan termasuk kemungkinan menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahap dua. "1500 sekolah adalah jumlah yang banyak, Dinas Pendidikan bisa mengawasi protokol kesehatan di semua sekolah tersebut, harus disiapkan tenaga dan mekanismenya agar kesehatan anak terus terjaga," pungkas Anggara.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Umum, DKI Jakarta |













