Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
13 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Metropolitan

PKB: Wajib Usung Capres Sendiri di 2024

PKB: Wajib Usung Capres Sendiri di 2024
Ilustrasi bendera PKB. (gambar: ist.)
Selasa, 28 September 2021 13:45 WIB
PALEMBANG - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bidang Pemenangan Pemilu, Jazilul Fawaid dalam acara Penyerahan SK dan Penandatanganan Pakta Integritas, Coaching Clinic dan Launching Pencalegan Dini yang digelar DPW PKB Sumatera Selatan di Kota Palembang, Senin menyatakan, PKB harus bertekad untuk mengusung calon presiden (capres) sendiri di Pilpres 2024 mendatang.

Sebab, kata Jazilul sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari rilisnya, Selasa (28/9/2021), ada efek ekor jas dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, dimana parpol yang memiliki capres atau cawapres lah yang paling diuntungkan karena dipastikan akan mendongkrak perolehan suara partai.

"Pemilu lalu kita masih ada KH Ma’ruf Amin yang punya identitas ke-NU-an dan juga PKB. Bayangkan jika pada 2024 di gambar pasangan Capres-Cawapres tidak ada gambar PKB atau tokoh kita, kita terpaksa berkampanye untuk orang lain," kata politisi yang akrab disapa Gus Jazil itu.

Namun, lanjut Gus Jazil, karena ada syarat presidential threshold (PT) 20 persen untuk bisa mengusung pasangan calon maka mau tidak mau PKB harus mencari tandem partai lain untuk berkoalisi.

"Kita berharap 2024 suara PKB mengalami kenaikan dengan target 100 kursi DPR RI atau sekitar 15 persen suara di DPR," katanya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, Sumatera Selatan
wwwwww