Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Tokoh Binaraga Nasional Dukung Hukuman Seumur Hidup Pengguna Doping 

Tokoh Binaraga Nasional Dukung Hukuman Seumur Hidup Pengguna Doping 
Menthin Gunarto, juri senior PON XX Papua.
Sabtu, 02 Oktober 2021 11:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA - Keinginan Pengurus Pusat Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PP PBFI) untuk membersihkan penggunaan obat terlarang (zero doping) pada cabang olahraga (cabor) binaraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua mendapat dukungan. Bahkan, Ketua Pengprov PBFI Jawa Tengah (Jateng), Menthin Gunarto mengusulkan adanya hukuman seumur hidup bagi atlet binaraga yang terbukti menggunakan doping di PON XX Papua.

"Saya mendukung penuh kebijakan PP PBFI yang akan menjadikan PON XX Papua zero doping. Dan, saya mengusulkan adanya hukuman seumur hidup tidak boleh tampil di event resmi PP PBFI bagi atlet binaraga yang terbukti doping," kata Menthin Gunarto yang juga salah satu tokoh binaraga nasional di Jayapura, Kamis (30/1/2021). 

Memang hukuman seumur hidup tidak boleh tampil bagi atlet binaraga pengguna doping cukup keras. Namun, Menthin yang juga tokoh binaraga nasional ini punya alasan. Dia tidak ingin citra binaraga Indonesia buruk dan juga menimbulkan dampak terhadap atlet binaraga yang menggunakan doping. 

"Atlet jangan mengambil jalan pintas untuk mengejar prestasi. Perlu dipertimbangkan dampak buruk yang ditimbulkan dari doping. Yah kalau tidak menyerang jantung pasti merusak ginjal," ungkapnya. 

Menthin Gunarto yang memegang lisensi juri Federasi Binaraga Asia (ABBF) datang ke Jayapura untuk bertugas sebagai juri di PON XX Papua. Pria berusia 62 tahun yang tercatat sebagai juri senior.   

Bicara soal fair, reputasi Menthin Gunarto tidak perlu diragukan. Dia akan memberikan penilaian secara fair dengan tujuan agar masa depan binaraga Indonesia bisa lebih baik ke depannya. 

"Jangankan atlet binaraga dari daerah lain. Atlet binaraga dari Jawa Tengah saja tidak akan saya tolong jika memang tidak pantas juara. Fair play itu harus dijunjung tinggi. Ini pertaruhan nama baik PP PBFI yang baru berdiri dan juga masa depan prestasi binaraga Indonesia," tegas Menthin yang percaya adanya karma yang didapat jika tidak memberikan penilaian secara fair dalam setiap pertandingan.  

Di PON XX Papua ini, Kontingen Binaraga Jawa Tengah diperkuat lima atlet binaraga andalannya. Yakni Warochim (60kg), Sarwanto (65kg), Bambang Wijanarko (70kg), Taat Pribadi (75kg) dan Sang Sang Budi (80kg).

Nama Menthin Gunarto memang cukup dikenal di kalangan masyarakat angkat besi, angkat berat maupun binaraga. Pasalnya, dia pernah mendapat gelar juri terbaik pada era binaraga masih bergabung dalam PB PABBSI.  

"Pak Menthin itu tokoh olahraga binaraga nasional yang sudah lama juga duduk dalam kepengurusan PB PABBSI. Loyalitasnya terhadap pembinaan olahraga binaraga tidak perlu diragukan," kata Ivam Hidayat, Bidang Pertandingan dan Sponsor PP PBFI.

"Ya, pak Menthin memang sudah lama terlibat dalam pembinaan binaraga. Dan, beliau juga menjalankan tugasnya sebagai juri dengan baik sehingga PP PBFI kembali menugaskannya di PON XX Papua," timpal Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBFI, Yopie Irawan. ***

Kategori:Non Olympic, Papua
wwwwww