Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
6 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  PON

PLN Investasikan Rp1,9 Miliar untuk Melistriki Desa Terpencil di Lampung

PLN Investasikan Rp1,9 Miliar untuk Melistriki Desa Terpencil di Lampung
Ilustrasi listrik desa. (foto: ist./kabarselebes.id)
Minggu, 03 Oktober 2021 14:49 WIB
PESISIR BARAT - General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra dalam siaran resmi yang dikutip Minggu (3/10/2021) mengungkapkan, pihaknya telah melistriki wilayah desa atau pekon Marang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

"Butuh dana Rp1,9 miliar untuk melistriki kediaman 159 kepala keluarga di desa terpencil tersebut atau sekitar Rp11 juta untuk melistriki setiap pelanggan," terang Agung dikutip GoNEWS.co.

Ia menjelaskan, dana itu digunakan untuk membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 5,5 kilometer sirkuit (kms) dan jaringan tegangan rendah sepanjang 4,6 kms. PLN bergerak cepat, pembangunan infrastruktur kelistrikan di desa rampung dalam waktu enam bulan.

"Kehadiran listrik diharapkan bisa menjadi katalisator peningkatan kualitas kesejahteraan sesuai yang tertuang dalam misi PLN," tuturnya.

Sindu menjelaskan, Pekon Marang merupakan desa ke-24 di Kabupaten Pesisir Barat yang berhasil dinyalakan PLN sejak tahun 2020 hingga September 2021. Berbagai kendala dihadapi oleh PLN dalam melakukan percepatan pembangunan. Di antaranya infrastruktur jalan yang tak memadai serta kondisi geografis yang sulit untuk ditempuh. Rencananya, PLN menuntaskan rasio desa berlistrik 100 persen pada tahun 2022.

"Perjuangan PLN untuk melistriki hingga pelosok nusantara cukup berat, PLN mengucapkan terima kasih atas keterlibatan dan bantuan kerja sama seluruh stakeholder baik masyarakat, pemerintahan daerah dan aparat keamanan dalam mendukung suksesnya program rasio desa berlistrik 100 persen pada tahun 2022," ucap Agung.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Lampung
wwwwww