Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Olympic

Kasus Covid Melandai, Lestari Moerdijat: Semangat Gotong Royong Kunci Hadapi Pandemi

Kasus Covid Melandai, Lestari Moerdijat: Semangat Gotong Royong Kunci Hadapi Pandemi
Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Istimewa)
Selasa, 05 Oktober 2021 14:54 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat mengungkapkan, saat ini rakyat Indonesia bisa bernafas lega, sebab tren positif kasus Covid-19 menunjukkan penurunan atau melandai di semua wilayah Indonesia.

Kunci dari kondisi baik tersebut, adalah akibat munculnya semangat gotong royong yang tinggi, sehingga terbentuk sinergitas kuat antara pemerintah dengan upayanya melakukan berbagai kebijakan untuk menghadapi Covid seperti, PPKM, sosialisasi penerapan protokol kesehatan serta percepatan dan pemerataan vaksinasi, dengan masyarakat yang menyambut dan berpartisipasi aktif mengikuti program pemerintah tersebut.

"Kondisi seperti itu, mesti dijaga seraya terus berupaya agar kasus positif makin merosot dalam dan pada akhirnya hilang sama sekali,' ujarnya, saat hadir secara virtual sebagai narasumber utama acara ‘Sosialisasi Empat Pilar MPR RI’ Kerjasama MPR dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), di aula Gedung Paseban Sena, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (5/10/2021). Hadir dalam acara tersebut, anggota MPR Fraksi NasDem Aminurokhman. Ketua Pokdarwis Probolinggo Amin Hasan, dan anggota Pokdarwis serta masyarakat sekitar sebagai peserta.

Pimpinan MPR dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang akrab disapa Mbak Rerie ini melihat, berkaca dari bencana Covid-19 yang meluluhlantakan semua, bangsa ini mesti kembali merenungi, lalu menyadari sepenuhnya bahwa ada ‘senjata’ yang sangat mujarab untuk menghadapi pandemi, yaitu pemahaman serta penerapan nilai-nilai luhur bangsa dan gotong royong adalah salah satu diantaranya.

Luarbiasanya, lanjut Mbak Rerie, rakyat Indonesia pada dasarnya sudah menyadari betapa pentingnya penerapan nilai luhur bangsa sebagai solusi menghadapi pandemi. Hal itu diketahuinya saat melakukan jajak pendapat seputar pengetahuan rakyat soal Covid-19 sekitar bulan Juni 2020 lalu.

"Setelah jajak pendapat itu dianalisis menggunakan metode Word Cloud Analysis, hasilnya adalah Pertama, publik menyadari bahwa nilai-nilai kebangsaan bisa menjadi tameng yang menjaga bangsa ini dari kehancuran. Kedua, gotong royong yang merupakan nilai dasar ideologi kebangsaan yang ada dan kita miliki, saat ini mesti diperkuat untuk menjaga bangsa," ungkapnya.

Kehebatan nilai-nilai luhur bangsa, lanjut Mbak Rerie, bahkan tercatat dalam perjalanan sejarah bangsa, karena telah teruji mampu berperan sebagai perekat rakyat dalam menghadapi berbagai macam krisis serta ancaman baik dari internal maupun eksternal, yang berpotensi besar mengancam keutuhan negara dan memecah belah rakyat

"Melandainya kasus pandemi saat ini, menunjukkan bahwa nilai luhur masih sangat digdaya sebagai benteng kita semua dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa," tambahnya.

Untuk itu, Mba Rerie mengajak seluruh elemen bangsa mulai dari sekarang saling berpegang tangan, saling menjaga satu sama lain, lalu tunjukan kepada para pahlawan dan pendiri bangsa bahwa generasi ini, bisa seperti mereka menang dengan gemilang menghadapi tantangan.

"Tunjukan juga kepada generasi penerus bangsa bahwa dengan berpegang teguh pada nilai luhur bangsa, kita adalah manusia Indonesia yang mampu melewati krisis berat. Sehingga kita bisa dikenang dan dijadikan teladan oleh mereka dalam menghadapi tantangan bangsa di masa depan," pungkasnya.***

wwwwww