Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  PON

Baznas dan BSI Gelar Webinar Penguatan Keuangan Syariah di Masa Pandemi

Baznas dan BSI Gelar Webinar Penguatan Keuangan Syariah di Masa Pandemi
Webinar keuangan syariah kolaborasi Baznas dengan BSI, Rabu, 6 Oktober 2021. (gambar: ist.)
Kamis, 07 Oktober 2021 08:52 WIB
JAKARTA - Melalui acara Pekan Kedermawanan ISEF, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) menyelenggarakan webinar bertema 'Penguatan Keuangan Syariah di Masa Pandemi', Rabu (6/10/2021).

Hadir sebagai pembicara pada webinar Pimpinan Baznas RI Rizaludin Kurniawan, serta Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna yang dipandu oleh Host Terry Putri.

Webinar ini juga merupakan salah satu kerjasama Baznas dan BSI dalam rangka meningkatkan literasi zakat sehingga diharapkan mampu menumbuhkan motivasi dan kesadaran masyarakat untuk cinta zakat.

Dalam sambutannya, Pimpinan Baznas RI menyampaikan kewajiban zakat bagi setiap muslim. "Zakat merupakan pintu kita untuk membersihkan diri dan mensucikan diri. Zakat merupakan ibadah kepada Allah, tetapi melalui makhluk-Nya,".

"Kita harus memastikan bahwa dalam perencanaan keuangan kita, apakah zakat sudah ada di dalamnya?Maka dari itu, mari kita biasakan menyisihkan dana yang kita punya untuk menunaikan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) meski dalam keadaan pandemi maupun tidak. Insya Allah jika kita menunaikannya, maka kita akan mendapat keberkahan," jelas Rizaludin dikutip GoNEWS.co dari rilis Baznas, Kamis (7/10/2021).

Rizaludin menyampaikan, dana zakat yang dikeluarkan seorang Muslim memiliki efek dan manfaat dalam peningkatan ekonomi mustahik, penanggulangan ekonomi, hingga mendukung program SDGs (Pembangunan Berkelanjutan).

"Hal itu terlihat dari kontribusi penurunan angka kemiskinan melalui sektor ZIS adalah sebesar 16% (dari jumlah penurunan kemiskinan sebanyak 880.000 jiwa periode September 2018-2019). Maka dari itu mari kita tunaikan zakat karena manfaatnya sangat besar bagi kemaslahatan dan kesejahteraan umat,"

Sementara itu, Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyampaikan peran Bank Syariah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi syariah yang mana akan berpengaruh terhadap peningkatan potensi ZIS di Indonesia.

"Untuk itu, membangun kesadaran dari masyarakat termasuk peningkatan literasi ekosistem Islam yang di dalamnya terdapat zakat, infak dan sedekah harus terus ditingkatkan," jelasnya.

Anton mengatakan, BSI telah menyediakan layanan kemudahan zakat melalui Payroll BSI yang memberikan kemudahan bagi para muzaki baik untuk menunaikan ZIS, hingga layanan kurban online Baznas.

Kolaborasi bersama Baznas merupakan langkah keseriusan BSI mendukung penguatan ekosistem zakat dan menyukseskan Gerakan Cinta Zakat yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo 15 Mei lalu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, DKI Jakarta
wwwwww