Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kunjungi Media Center PON XX Klaster Jayapura, Menpora Amali: Saya Terkaget-kaget, Tak Membayangkan Sebagus Ini

Kunjungi Media Center PON XX Klaster Jayapura, Menpora Amali: Saya Terkaget-kaget, Tak Membayangkan Sebagus Ini
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali melakukan kunjungan ke Media Center PON XX Papua Klaster Kabupaten dan Kota Jayapura, Rabu (6/10).
Kamis, 07 Oktober 2021 16:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAYAPURA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali melakukan kunjungan ke Media Center PON XX Papua Klaster Kabupaten dan Kota Jayapura, Rabu (6/10). Saat melihat langsung media center tersebut, Menpora Amali mengaku terkaget-kaget dengan kualitas media center yang sangat bagus dan menyediakan banyak fasilitas untuk mendukung pemberitaan terkait PON.

"Saya dibuat terkaget-kaget dan tak pernah membayangkan sebelumnya bahwa sebagus ini. Jadi saya meyakini kalau ini akan terus sampai akhir, maka penyelenggaraan khususnya dari informasi, pemberitaan dan berbagai hal ini akan sukses," ujar Menpora Amali.

Disamping itu, Menpora Amali mendapatkan informasi bahwa banyak tenaga-tenaga yang berasal dari Papua yang diberdayakan di media center selama penyelenggaraan PON.

"Saya mendapatkan informasi banyak juga tenaga-tenaga yang berasal dari sini. Tenaga-tenaga yang berasal dari sini tentu sambil mengedukasi mereka, kita berharap kedepan makin banyak tenaga-tenaga dari lokal yang terlatih yang bisa melaksanakan program-program atau kegiatan yang besar," harapnya.

Pada kesempatan ini, Menpora Amali mengatakan akan berada di Papua selama penyelenggaraan PON, hal itu untuk memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai rencana.

"Saya berkantor di sini bukan untuk menonton. Tapi memastikan prokes, kemudian memastikan hospitality dari tuan rumah apakah dilaksanakan dengan baik makanya saya datang ke venue, penginapan saya kunjungi juga, saya pastikan airnya bagus, listriknya bagus, bagaiamana tempat tidurnya dan selalu saya tanya kepada mereka, mereka menyampaikan bahwa mereka nyaman," pungkasnya.

Menurutnya, apa yang dirasakan para atlet dan kontingen tersebut sangat berbeda dengan informasi yang didapatkan di media selama ini sebelum pembukaan, dimana banyak yamg menyebutkan bahwa Papua tidak aman.

“Sebelumnya kan orang ke Papua khawatir, orang takut nanti tidak aman, nanti tidak nyaman. Ternyata begitu sampai disini gak ada masalah,” ungkapnya.

Menpora Amali mengungkapkan bahwa Peparnas XVI yang akan diselenggarakan usai PON akan juga menerapkan prokes seperti yang diterapkan saat ini. Karena Peparnas berlokasi di Jayapura saja, Menpora meyakini akan berjalan lancar.

“Peparnas hanya ada di ada disini (Jayapura), tidak ada di Merauke, tidak ada di Mimika. Jadi saya kira tidak sekomplek yang 4 kluster dan cabornya tidak banyak,” ucapnya.

Bukan hanya untuk Peparnas, Menpora Amali berharap PON XX ini menjadi contoh penyelenggaraan event olahraga lainnya di tengah pandemi COVID-19.

“Untuk protokol kesehatan penyelenggaraan PON nisa menjadi contoh event-event olahraga dan kegiatan besar di masa pandemic karena kita tidak tahu pandemi kapan akan berakhir,” harapnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww