Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Pesan PKS pada PKB soal Politik 2024

Pesan PKS pada PKB soal Politik 2024
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam rilis virtual SMRC, Kamis, 7 Oktober 2021. (gambar: tangkapan layar)
Kamis, 07 Oktober 2021 17:57 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera dalam rilis virtual survey SMRC, Kamis (7/10/2021) menyatakan pandangan soal politik 2024 dan kesiapan partainya.

PKS, kata Mardani, tetap berpandangan bahwa lebih banyak pasangan calon (Capres-Cawapres) yang berkontestasi di tahun Pemilu mendatang akan lebih baik bagi demokrasi dan dampak sosial-politiknya di tengah masyarakat. Karenanya, revisi Undang-Undang Pemilu masih dinilai perlu untuk membuka lebih besar ruang bagi partai politik untuk mengusung calon.

"Kita masih berjuang untuk revisi UU Pemilu," kata Mardani sebagaimana disaksikan GoNEWS.co.

PKS, menurut data SMRC, dipilih oleh 6.0 persen publik jika Pileg digelar saat survey dilakukan yakni pada 15 - 21 September 2021.

PKS juga tercatat mengalami kenaikan dukungan publik medio Maret 2020 - September 2021 dari 4,4 persen menjadi 6,0 persen.

Sebagai informasi, tren kenaikan itu juga dialami oleh Golkar, PKB, Demokrat, dan Nasdem. PKB, bahkan menyalip Gerindra. PKB, juga mengalahkan PDIP dari sisi tren yang dialami. Sehingga SMRC berkesimpulan bahwa PKB bersama Gerindra dan Golkar berebut posisi kedua di bawah PDI-P dalam dalam mencapai angka tingkat keterpilihan.

Mardani mengatakan pada Waketum PKB Jazilul Fawaid yang juga menghadiri acara virtual itu, "Kang Jazilul, PKS ama PKB siap,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww