Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

DKI Punya Aset Rp540 T tapi Pendapatannya hanya Rp20 M, PSI: Ada yang Nggak Beres

DKI Punya Aset Rp540 T tapi Pendapatannya hanya Rp20 M, PSI: Ada yang Nggak Beres
Ilustrasi aset Pemprov DKI Jakarta. (foto: dok. medcom)
Jum'at, 08 Oktober 2021 15:31 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Anthony Winza dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat (8/10/2021) menyatakan, pendapatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terlalu kecil jika dibandingkan dengan aset yang dimiliki. Ini memantik pertanyaan serius.

"Kami menduga ada yang tidak beres dengan penyewaan atau kerjasama aset. Jangan sampai ada kesan bahwa Pemprov DKI terlalu banyak kasih diskon sehingga nilainya terlalu murah dibanding harga pasar. Jika benar begitu, maka Pemprov DKI telah dirugikan," ujar Anthony.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ada aset-aset yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga tanpa perjanjian tertulis. Hal ini menunjukkan bahwa tata kelola pengelolaan aset di Pemprov DKI masih buruk.

Untuk diketahui, berdasarkan paparan Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta pada rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA PPAS) tahun 2021 di DPRD DKI Jakarta, Kamis, kemarin, nilai pendapatan dari aset yang dikelola DKI Jakarta hanya sebesar Rp20 miliar. Sementara PDI mencatat, total nilai aset Pemprov DKI sekitar Rp540 triliun.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, DKI Jakarta
wwwwww