Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Piala Thomas dan Uber 2020

Gregoria Buka Keunggulan 1-0 Atas Jerman

Gregoria Buka Keunggulan 1-0 Atas Jerman
Gregoria Mariska. (Dok. NOC Indonesia)
Sabtu, 09 Oktober 2021 18:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution

AARHUS - Gregoria Mariska Tunjung mengawali partai pembuka Indonesia melawan Jerman di penyisihan Grup A perebutan Piala Uber 2020 dengan cantik. Tunggal putri terbaik skuat Merah-Putih ini sukses memenangi laga atas Yvonne Li dan membawa Indonesia memimpin 1-0.

Menghadapi Yvonne yang berada di peringkat 23 dunia, Gregoria tampil di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu (9/10) pagi dengan percaya diri. Dia pun memenangi laga dengan 21-10, 21-14 dalam 28 menit.

"Puji Tuhan bisa main baik dan menyumbangkan poin pembuka untuk Indonesia. Tadi memang sempat tegang, tetapi setelah itu saya bisa lebih nyaman dan enak mengembangkan permainan," kata Gregoria usai laga.

Yvonne membuka angka pertama usai smash Gregoria nyangkut. Namun setelah itu, kendali dikuasai Gregoria. Interval pertama Gregoria pun memimpin 11-5 setelah neting tipisnya tak mampu dikembalikan lawan.

Gregoria pun bisa nengendalikan permainan. Variasi serangannya demikian kaya. Terus memimpin sejak skor 12-5, pemain asal Wonogiri (Jateng) ini menutup gim pertama dengan 21-10 setelah dropshot silangnya tak mampu dijangkau Yvonne.

"Di gim pertama lawan masih nyari-nyari pola permainan. Mereka terlihat bingung dan serba salah. Ini menguntungkan saya. Saya pun lebih tahu mau bermain pola seperti apa, semuanya berjalan baik," sebut Gregoria.

Di gim kedua, kendali permainan kembali dikuasai penuh Gregoria. Dia menekan dan terus memimpin angka. Interval gim kedua ditutup dengan skor11-4 setelah pukulan dropshot silangnya tak bisa dikembalikan lawan.

Serangan dan variasi yang lebih kaya, mengantarkan Gregoria terus memimpin di gim kedua. Tunggal putri terbaik Indonesia ini mampu bermain lebih cerdik dan cantik. Dia terus mengungguli lawan.

Keunggulan ini mampu dipertahankan terus. Kalaupun lawan bisa mendapat poin, itu lebih karena kesalahan Gregoria. Gregoria pun akhirnya menutup gim kedua dengan 21-14. Indonesia pun memimpin 1-0 atas Jerman.

"Di gim kedua, lawan memang berusaha bangkit. Tetapi perbedaan poinnya terlalu jauh. Saya pun bisa menjaga keunggulan dan bisa menang," sebut Gregoria. ***

wwwwww