Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
2 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Olympic

Gudang Kimia di Kota Padang Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Milyar

Gudang Kimia di Kota Padang Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Milyar
Petugas Damkar saat berupaya memadamkan api di Gudang Kimia. (Foto: Istimewa)
Minggu, 10 Oktober 2021 18:10 WIB

JAKARTA - Kebakaran bangunan permanen yang dijadikan gudang alat kesehatan atau gudang kimia di Jalan Medan RT 005/RW 016 Wisma Indah IV Siteba Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kerugian 1,5 miliar.

Jumlah kerugian itu diperoleh setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan pasca kebakaran, Sabtu (9/10/2021) sekitar pukul 21.45 WIB. "Pemilik rumah bernama Yoserizal. Untuk korban nihil. Namun kerugian mencapai 1,5 miliar," kata Kapolsek Nanggalo, AKP Suyanto, Minggu (10/10/2021).

Suyanto juga mengungkap kronologis kebakaran. Berawal ketika saksi Paldedi mendengar suara ledakan di lokasi kebakaran dan melihat api sudah membesar dan membakar rumah korban.

"Saksi melaporkan kejadian kepihak Damkar. Beberapa menit kemudian perugas sampai di lokasi serta melakukan pemadaman dan dibantu oleh masyarakat setempat," katanya.

Ditambahkanya, sekitar pukul 00.30 WIB, Damkar berhasil dipadamkan. Selanjutnya TKP diambil alih oleh pihak kepolisian untuk melakukan menyelidikan dan memasang garis polisi.

"Untuk penyebab kebakaran kita belum mengetahui secara pasti. Saat ini penyelidikan masih berlanjut," tuturnya.

Sebelumnya, dalam peristiwan kebakaran tersebut warga mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali. Diduga berasal dari Bahan kimia dalam gudang.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Basril mengatakan, kondisi serta medan yang edemikian maka pihak Damkar padang melakukan pemadaman sistem teepol yakni, air dicampur sabun (foam) khusus.

"Jika menggunakan air biasa maka tidak akan padam karena api masih menyala di atas air, sehingga digunakan teepol," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Sedikitnya, Damkar Padang menurunkan 10 armada pemadam kebakaran serta 75 personil ke lokasi dibantu oleh instansi terkait serta warga setempat.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww