Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Basket

Tabrak Empat Petani hingga Tewas, Anak Menteri Diringkus Polisi

Tabrak Empat Petani hingga Tewas, Anak Menteri Diringkus Polisi
Mobil penabrak empat petani di India, dibakar Massa. (Foto: Istimewa)
Minggu, 10 Oktober 2021 18:06 WIB

JAKARTA - Empat orang petani India dinyatakan meninggal dunia setelah ditabrak ketika melakukan aksi unjuk rasa oleh seorang anak menteri.

Insiden tersebut terjadi negara bagian Uttar Pradesh pada 3 Oktober lalu. Saat itu, para petani melakukan aksi protes untuk menentang UU pertanian yang disahkan pemerintah beberapa bulan lalu.

Menurut keterangan para petani, mobil menabrak para pengunjuk rasa, sekitar 130 kilometer utara ibukota negara bagian Lucknow. Setelah diusut, mobil tersebut milik putra menteri dalam negeri junior Ajay Mishra Teni, Ashish Mishra.

Wakil Inspektur Jenderal Upendra Agerwal mengatakan, polisi menangkap Mishra pada Sabtu malam (9/10), kemudian melakukan interogasi selama lebih dari 10 jam.

Penangkapan sendiri dilakukan lantaran Mishra tidak menanggapi panggilan polisi pada Jumat (8/10). "Kami menahan Ashish Mishra. Dia tidak bekerja sama dalam penyelidikan," kata Agarwal, seperti dikutip Reuters.

Ajay Mishra Teni berdalih, putranya tidak berada di lokasi dan mobil yang dimaksud tengah dikendarai sopir, kemudian lepas kendali ketika para petani melempari dengan batu, tongkat, dan parang. Kematian empat petani itu tak ayal semakin membuat marah warga, dan memicu aksi protes yang lebih besar.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Basket, DKI Jakarta
wwwwww