Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jika Ganjar Pranowo Berani Keluar dari PDIP, Simpati Publik Akan Bertambah

Jika Ganjar Pranowo Berani Keluar dari PDIP, Simpati Publik Akan Bertambah
Ganjar Pranowo saat disambut suporter Tim Jawa Timur di PON Papua. (Foto: Istimewa)
Minggu, 10 Oktober 2021 13:00 WIB

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo harus segera berpikir tentang kendaraan menuju Pilpres 2024. Sebab, peluang PDI Perjuangan mencalonkan dirinya hampir dipastikan mustahil.

Untuk itu, Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia, Saiful Anam menilai bahwa seharusnya Ganjar Pranowo berlabuh ke partai lain. Elektabilitas yang tinggi semestinya tidak membuat Ganjar untuk ragu melakukan hal tersebut.

"Pertarungan Ganjar di PDIP seperti melawan tembok besar yang hampir mustahil dapat dilalui. Sebab ada simpul Puan Maharani yang mulai gencar melakukan sosialisasi massif di lapangan," ujar Saiful, Minggu (10/10).

Untuk itu, berdasarkan hasil survei yang memposisikan Ganjar sebagai calon yang paling disukai publik, serta kenyataan yang ada bahwa Ganjar belum mendapatkan dukungan dari PDIP, maka sudah sebaiknya Ganjar mempertimbangkan skenario untuk dapat berlabuh ke parpol lain di luar PDIP.

"Justru saya kira akan semakin menambah simpati publik bahkan simpatisan PDIP apabila Ganjar justru mengambil jalan untuk mencari kendaraan parpol lain yang betul-betul ingin mengusungnya," pungkas Saiful.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww