Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  PON

LaNyalla Tekankan Pentingnya Komunikasi Harmonis PP dengan Forkopimda

LaNyalla Tekankan Pentingnya Komunikasi Harmonis PP dengan Forkopimda
Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam Rakerwil Pemuda Pancasila Jawa Timur di Surabaya, Minggu, 10 Oktober 2021. (foto: ist.)
Minggu, 10 Oktober 2021 14:33 WIB
SURABAYA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam Rakerwil Pemuda Pancasila (PP) Jawa Timur di Surabaya, Minggu (10/10/2021) menyatakan, seharusnya semua kader Pemuda Pancasila di seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur mampu melakukan komunikasi yang harmonis baik dengan Bupati atau Walikota, maupun pejabat Forkopimda lainnya.

"Dengan komunikasi yang bagus itu kader Pemuda Pancasila bisa membantu pemerintah memberi masukan yang tepat atas situasi di lapangan. Karena dalam pelayanan publik, pemerintah masih banyak kekurangan. Terutama penyaluran beberapa bantuan dan stimulus ekonomi lainnya kepada masyarakat, dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional. Sisi akurasi data dan ketepatan sasaran harus kita bantu. Sebab di titik itu banyak problem," kata LaNyalla dikutip GoNEWS.co dari rilisnya.

LaNyalla juga berpesan agar Kader Pemuda Pancasila lebih bisa menahan diri untuk tidak terlibat dalam potensi gesekan dengan Ormas-Ormas lain.

"Jaga kondusifitas, gesekan dan lain-lain hanya akan memicu potensi konflik sosial, yang akan menjadi bola salju di dalam situasi masyarakat yang tengah terdampak secara ekonomi akibat Pandemi," pesannya.

Ditambahkannya, selama hampir dua tahun pandemi juga berdampak pada roda organisasi. Dengan adanya pembatasan sosial, kegiatan bersifat pengumpulan massa atau pertemuan skala besar tidak bisa dilakukan. Konsolidasi organisasi, khususnya agenda-agenda kaderisasi maupun pelatihan-pelatihan yang seharusnya dilaksanakan dengan pertemuan fisik menjadi berhenti.

"Namun pandemi memaksa kita melakukan aktivitas new normal dengan optimalisasi komunikasi dan pertemuan secara virtual. Meski harus dilakukan modifikasi pola terhadap beberapa kebutuhan organisasi, sebenarnya tidak ada alasan bahwa pandemi membuatsejumlah agenda organisasi harus berhenti. Termasuk penataan administrasi keanggotaan, dimana capaian target tertib organisasi dan administrasi keanggotaan masih jauh dari kata memuaskan," ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, Rapat Kerja Wilayah harus fokus kepada pencapaian target-target organisasi yang harus dilakukan dengan modifikasi pola aktivitas. Dari fisik menjadi kombinasi fisik dan virtual.

"Target organisasi harus tetap jalan dan tercapai. Tidak boleh, Pandemi ini menjadi alasan pembenar, atas berhenti atau terhambatnya roda organisasi. Apalagi Ormas Pemuda Pancasila sudah terbukti selalu mampu untuk menemukan jalan keluar atas berbagai masalah yang ada," jelasnya.

Ditambahkannya, Rapat Kerja Wilayah juga harus mampu merumuskan strategi dan program yang efektif dan konkrit yang bisa dilakukan oleh Pemuda Pancasila di Jawa Timur. Terutama dalam bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Nusantara, Jawa Timur
wwwwww