Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Piala Thomas dan Uber 2020

Indonesia Unggul 3-0 Lewat Pasangan Baru Apri/Chika

Indonesia Unggul 3-0 Lewat Pasangan Baru Apri/Chika
Pasangan baru Apriyani Rahayu/Putri Syaikah. (Dok. PBSI)
Senin, 11 Oktober 2021 16:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
AARHUS - Apriyani Rahayu tak lagi berpasangan dengan Greysia Polii yang sukses meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. Kini, Apriyani berpasangan dengan Putri Syaikah. Tampil kompak dan energik, Apri dan Putri yang lebih akrab dipanggil Chika ketika turun menghadapi Margit Lambert/Anne Tran di partai ketiga pertandingan penyisihan Grup A Piala Uber 2020 melawan Prancis.

Apri/Chika bermain penuh semangat. Saat bertarung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin (11/10/2021) pagi, pasangan ganda putri pertama Merah-Putih ini tampil solid.

Apriyani mampu membimbing Chika bisa mengeluarkan kemampuan terbaik. Sementara juniornya juga mampu mengimbangi dengan permainan penuh tenaga. Duet Apriyani/Chika pun sukses menyumbangkan angka ketiga bagi tim Garuda setelah mengalahkan Margit Lambert/Anne Tran, 21-13, 21-10 dalam 40 menit.

Indonesia pun memimpin 3-0 atas Prancis. Sebelumnya, Gregoria Mariska Tunjung menang atas Marie Batomene, 21-18, 21-13 dan Putri Kusuma Wardani menekuk Leonice Huet, 21-9, 21-8.

"Dari awal Chika sudah sangat siap saat masuk lapangan. Kami terus berkomunikasi di lapangan. Saling mendukung dan berpikir positif untuk membangun kekompakan. Kalau Chika melakukan kesalahan, saya hanya menyemangati, nggak apa-apa," ujar Apriyani usai pertandingan.

Sementara Chika tidak kalah gembiranya saat bisa bermain bersama Apriyani dan mampu sumbangkan angka. Apalagi ini adalah laga debutnya.

"Alhamdulillah bisa menyumbangkan poin. Apalagi ini pertandibgan pertama saya di kejuaraan besar. Apalagi, pertama kali main langsung berpartner dengan Kak Apri. Ini pengalaman berharga banget buat saya," papar Chika.

Menurut kepala pelatih ganda putri Eng Hian, dia senang Apriyani/Chika bisa bermain bagus dan menang. "Pasangan baru ini bisa menyumbangkan poin. Selain itu juga Apriyani bisa membawa Chika bermain tenang dan bagus," sebut Didi, sapaan akrab Eng Hian.

Apriyani/Putri akhirnya ditampilkan setelah Greysia Polii tidak bisa main karena ada masalah pada bahunya. "Ini cedera lama. Daripada cederanya lebih parah, saya diistirahatkan," ujar Greysia.

Didi pun saat memimpin tim ganda putri berlatih di practice hall komplek Ceres Arena, Aarhus, Minggu (10/10) siang sudah menyebut Greysia diistirahatkan karena ada masalah pada bahu kanan. "Selain biar cederanya tidak makin parah, itu juga memberi kesempatan pemain lain untuk tampil. Tidak selamanya terus mengandalkan Greysia," sebut Didi. ***

wwwwww