Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Lifter Susi Susanti Pecahkan Rekor Asia Dead Lift

Lifter Susi Susanti Pecahkan Rekor Asia Dead Lift
Susi Susanti saat upacara penghormatan pemenang. (Dok. PB PON XX Papua)
Senin, 11 Oktober 2021 15:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA - Lifter Susi Susanti dari Jawa Barat, sukses meraih emas di angkat berat 52 kilogram. Ia juga mengukir sejarah baru di tingkat Asia,  ia berhasil angkat beban berat 197,5 kg dari lantai ke pinggang dengan posisi lurus (dead lift) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, di Auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura, Senin 11 Oktober 2021.

Sebelumnya rekor Asia putri 52kg untuk angkat berat beban 192,5kg kini menjadi 197,5kg mengalahkan rekor Asia yang di pegang Chao Yin Jo dari Cina Taipe di angkatan 192,5kg.

“Saya tidak menyangka, di PON XX Papua, bisa meraih medali emas dan membuat rekor baru di Cabor angkat berat 52 kg putri,” ungkap Susi Susanti kepada awak media seperti dikutip dari laman PB PON XX Papua.

Persiapan latihan ditengah pandemi Covid-19, diakui Susi, sangat minim, apalagi cedera yang pernah menimpanya. "Latihan menuju PON XX Papua, sangat minim saya lakukan akibat pandemi Covid-19. Alhamdulilah, saya bisa meraih medali emas dan mencetak rekor baru,” ungkapnya.

Khusus medali emas, Susi mengatakan, ia persembahkan kepada putranya yang bernama Dafa. "Anak saya satu bernama Dafa, medali emas ini saya persembahkan buat Dafa," tandasnya.

Untuk mendali perak diraih lifter Rostiana dari Provinsi Riau dengan beban angkatan terbaik 160 kg.

Lifter Risa Oktaviani dari Sumatera Barat di angkatan deaf lift gagal melakukan angkatan 165 kg pada 3 angkatan. Disusul kegagalan lifter Lilis Suryaningsih yang sudah gagal di awal angkatan yaitu Squat 190 kg, 195 kg dan 195 kg. ***

Kategori:Non Olympic, Papua
wwwwww